Rabu, 13 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Budigol Ikuti Jejak Duo Super Elja

10 Mei 2019, 16: 00: 59 WIB | editor : Perdana

AMUNISI TOKCER: Slamet Budiono mulai berlatih bersama timPersis Solo di Lapangan Lanud AURI Adi Soemarmo, Karanganyar .

AMUNISI TOKCER: Slamet Budiono mulai berlatih bersama timPersis Solo di Lapangan Lanud AURI Adi Soemarmo, Karanganyar . (PERSIS OFFICIAL)

Share this      

KARANGANYAR – Persis Solo akhirnya kembali kedatangan amunisi baru. Pemain tersebut adalah Slamet Budiono, yang musim lalu bermain untuk PSS Sleman. Pemain berjuluk Budigol tersebut, membuka pintunya lebar-lebar untuk bergabung dengan Persis.

Semakin kuat terlihat saat dia sudah ikut bergabung dalam sesi latihan resmi Persis Solo di Lapangan AURI Lanud Adi Soemarmo Karanganyar, sore kemarin. Sempat dilirik sejak awal tahun, ternyata Budi baru bisa benar-benar merapat saat ini.

Sebelumnya di awal musim dia memutuskan untuk bergabung dengan Sriwijaya FC di Piala Presiden 2019, dan ke Persiba Balikpapan pada pembentukan tim ini di awal  musim. Sebelum akhirnya karena sesuai hal, dia memutuskan untuk mundur dari tim ini.

 Slamet Budiono mengungkapkan keputusan gabung Laskar Sambernyawa mendapat dukungan penuh dari keluarga. Dia mengakui ingin bisa lebih dekat dengan kakek dan neneknya yang ada di Boyolali.

”Awalnya saya minta pendapat ibu saya, dan akhirnya nyuruh saya gabung Persis saja. Ini biar dekat dengan simbah. Jadi bisa pulang ke sana, ketemu keluarga yang ada di Boyolali,” kata Slamet Budiono 

Pemain asal Palembang tersebut mengakui Persis termasuk klub yang cukup serius. Adanya dua mantan penggawa super Elang Jawa (julukan PSS Sleman) musim lalu di tim Persis jadi pertimbangan. Yang mana Jodi Kustiawan dan Ilhamul Irhas sudah lebih dulu memantapkan hati untuk bergabung dengan skuad Laskar Sambernyawa.

”Kebetulan ada banyak teman di tim ini, jadi saya sudah mantap untuk memilih Persis Solo,” imbuhnya.

Manajemen Persis Solo memang membutuhkan jasa Slamet Budiono untuk memantapkan komposisi skuad di posisi gelandang. Sebelumnya sudah ada beberapa nama di posisi gelandang. Seperti Hapidin, Tegar Hening Pangestu, Dwi Cahyono, Nanang Asripin, hingga Iman Budi.

”Saya butuh pemain bertipikal menyerang, dan pemain berposisi stoper juga. Kita akan mengevaluasi semua di tim ini, mulai dari taktik menyerang hingga bertahan. Makanya kita memang butuh tambahan pemain,” terang Pelatih Persis Solo, Agus Yuwono.  (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia