Minggu, 16 Jun 2019
radarsolo
icon featured
Pendidikan

SMPN 3 Solo Berganti Zona, Dari Timuran ke Karangasem

12 Mei 2019, 15: 05: 59 WIB | editor : Perdana

MULAI DIGARAP: Peletakan batu pertama gedung baru SMPN 3 Solo di Karangasem, Laweyan.

MULAI DIGARAP: Peletakan batu pertama gedung baru SMPN 3 Solo di Karangasem, Laweyan. (IRAWAN WIBISONO/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Rencana pemindahan SMPN 3 Solo dari Kelurahan Timuran, Kecamatan Banjarsari ke Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan diikuti munculnya kebijakan baru. Sekolah di kawasan Mangkunegaran itu masuk zona Karangasem dalam sistem zonasi pada tahun ajaran baru 2019/2020.

Kebijakan tersebut agar siswa kelas 7 yang masuk tahun ini tidak repot saat sekolah mereka harus pindah ke lokasi baru di Karangasem pada tahun depan.

“Yang dipindah pertama pasti kelas 7, sedangkan kelas 8 dan 9 masih di sana (Timuran). Jadi untuk tahun ajaran baru ini SMPN 3 ikut di Karangasem,” terang Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo usai peletakan batu pertama gedung SMPN 3 Solo kemarin.

Lahan gedung SMPN 3 Solo yang baru memanfaatkan aset pemkot di belakang rumah dinas pimpinan DPRD dan dibangun dari APBD Kota Surakarta. Tahap pertama pengerjaan konstruksi dengan anggaran Rp 700 juta dari APBD 2018. Konstruksi dikerjakan oleh CV Karomah Brilian. 

"Nanti 2020 kira-kira (gedung baru SMPN 3 Solo, Red) bisa digunakan. Intinya kita menyediakan infrastruktur untuk kemajuan pendidikan di Kota Solo. Selama ini daerah Karangasem belum punya SMP. Maka beberapa sekolah akan kita pindah agar merata," urai Rudy.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta Etty Retnowati berharap pemerataan SMP yang dilakukan pemkot berdampak baik terhadap pendidikan di Kota Bengawan. Diharapkan masyarakat memilih sekolah dengan jarak tempuh terdekat dengan tempat tinggal. (irw/wa)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia