Sabtu, 07 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Persiwi Fans Merasa Semua Orang Kena PHP

12 Mei 2019, 17: 25: 59 WIB | editor : Perdana

FANATISME: Suporter Persiwi Wonogiri saat melakukan sebuah aksi di Wonogiri.

FANATISME: Suporter Persiwi Wonogiri saat melakukan sebuah aksi di Wonogiri. (PERSIWI FANS FOR RASO)

Share this      

FANS Persiwi Wonogiri merasa kecewa setelah mendengar kabar klub kebanggannya batal berkompetisi di Liga 3 2019 zona Jateng. ”Kemarin ada teman yang menanyakan langsung ke nomor (HP) pak Toto (manajer Persiwi, Suliantoro) kenapa mundur di tengah jalan. Alasannya malah mbulet,” terang Yanto, salah satu Persiwi Fans kepada Jawa Pos Radar Solo kemarin.

 Dia juga mengaku cukup kecewa dengan janji-janji manajemen Magenta FC asal Kudus yang mengambil alih untuk pembentukan Persiwi Wonogiri di Liga 3. Harapan melihat klub Persiwi kembali eksis di kompetisi Liga Indonesia, kini hanya sebatas harapan yang tak kesampaian. 

”Saat pertemuan Suliantoro dengan perwakilan Askab PSSI Wonogiri dan suporter di gedung RSUD beberapa bulan lalu, bilangnya dia sudah menyiapkan dana sebesar Rp 2,5 M. Bahkan dia sempat ngomong di pertemuan itu, kalau saat launching nanti siap mendatangkan Sheila On 7 sebagai tamu khususnya. Tapi nyatanya, kini semua hanya PHP,” keluhnya.

Yanto juga kecewa mendengar kabar seluruh mantan pemain Persiwi belum dibayarkan haknya. Pemain yang dia maksud adalah pemain yang sebelumnya bergabung, sebelum akhirnya dicoret massal usai Persiwi kalah 1-4 atas Persebi. Setelah itu manajemen Persiwi memutuskan untuk mendatangkan pemain dari Jawa Timur, yang sudah bergabung saat beruji coba dengan Persiku Kudus.

”Soal pemain lama yang dicoret, suporter meminta agar uang bensin yang sudah dijanjikan untuk dibayar. Saya dengar juga uang transport untuk tim kepelatihan, pak Lilik Agung dkk sama sekali belum juga diberikan,” terangnya.

”Usai kalah dengan Persebi, pak Toro memang menemui suporter bilang mau merombak skuad. Dia bilang karena Persiwi punya target besar untuk ke Liga2, cukup ambisius dari omongannya. Saat itu kami mendukung saja. Tapi nyatanya, kini beliau malah memutuskan untuk tak jadi mendaftarkan Persiwi ke Liga 3,” tuturnya. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia