Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Waspada Penimbunan Bahan Pokok

13 Mei 2019, 15: 28: 12 WIB | editor : Perdana

CEK LAPANGAN: Petugas Kepolisian bersama Dinas terkait di Pasar Kartasura beberapa waktu lalu.

CEK LAPANGAN: Petugas Kepolisian bersama Dinas terkait di Pasar Kartasura beberapa waktu lalu. (RYANTONO P.S./RADAR SOLO)

Share this      

SUKOHARJO - Petugas kepolisian mewaspadai adanya potensi penimbunan bahan pokok di Sukoharjo. Mereka gencar untuk turun ke lapangan Ramadan ini. Apabila ada temuan akan langsung ditindak.

Kabagops Polres Sukoharjo Kompol Teguh Prasetyo mewakili Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi mengatakan, pihaknya sampai saat ini memang belum menemukan adanya penimbunan bahan pokok. Namun, pengawasan tetap dilakukan. Jangan sampai tiba-tiba harga naik dan bergejolak di masyarakat. ”Polres memiliki satgas pangan, jadi kita pantau bersama dinas terkait,” papar dia.

Berbagai persiapan patroli juga terus dilakukan pihak kepolisian. Mereka bahkan ikut terjun langsung ke pasar - pasar di wilayah Sukoharjo. Beberapa waktu lalu pihaknya bersama dinas terkait sudah melihat langsung kondisi di lapangan. Sampai saat ini stok masih aman dan tidak ada gejolak yang besar.

Pihaknya menegaskan, bila ada pihak yang bermain - main dengan stok pangan ada sanksi tegas yang menanti. Jadi, jangan sampai ada pedagang atau tengkulak yang melakukan penimbunan bahan makanan. ”Laporan dan temuan penimbunan tidak ada,” papar dia.

Selain Polres Sukoharjo, beberapa waktu lalu petugas di lingkup Polsek juga melakukan pengawasan. Seperti Kapolsek Sukoharjo Kota AKP Parwanto yang turun langsung melihat kondisi pasar Ir. Soekarno. Hal ini untuk memastikan kondusifitas wilayah mereka. Menurut dia, inisiatif seperti ini baik dilakukan.

Kapolres Sukoharjo AKPB Iwan Saktiadi menambahkan, selain pantauan bahan pangan, patroli di jam rawan juga ditingkatkan. Khususnya saat masyarakat meninggalkan rumah mereka untuk beribadah salat tarawih. Agar masyarakat bisa fokus beribadah petugas kepolisian sudah menyiapkan tim patroli.

Dengan begitu masyarakat yang meninggalkan rumah bisa tenang untuk beribadah. Selain itu, waktu subuh juga digalakkan patroli. ”Kita berusaha sebaik mungkin untuk melakukan pengamanan untuk masyarakat dengan melakukan upaya pencegahan,” papar dia.

Setiap warga masyarakat juga diimbau agar memastikan kondisi rumah sebelum berpergian. Alat-alat yang berpotensi bahaya seperti kompor jangan lupa dimatikan bila ingin pergi. Selain itu, Pastikan rumah dalam keadaan terkunci dengan benar. (yan)

(rs/yan/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia