Rabu, 20 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Kecanduan Game, 1 Siswa SMA di Baturetno Tak Lulus 

13 Mei 2019, 19: 37: 31 WIB | editor : Perdana

Kecanduan Game, 1 Siswa SMA di Baturetno Tak Lulus 

WONOGIRI - Tak semua siswa kelas XII menyambut gembira pengumuman kelulusan tingkat SMA/MA hari ini (13/5). Seorang siswa di SMAN 1 Baturetno dinyatakan tidak lulus ujian nasional. Ada indikasi siswa tersebut kecanduan game hingga mogok sekolah. 

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA se-Wonogiri Pujo Irianto Langgeng mengatakan, hampir seluruh SMA/MA di Wonogiri lulus 100 persen. 

"Dari 41 SMA/MA hampir lulus 100 persen. Hanya SMAN 1 Baturetno ada siswa yang tidak lulus satu orang," kata Pujo Irianto Langgeng Senin. 

Menurut Pujo, jumlah total siswa di 41 SMA/MA ada 3.192 anak. Kemudian jumlah total peserta ujian nasional sebanyak 3.191 siswa. 

"Total siswa lulus 3.190, tidak lulus satu. Jadi, tingkat kelulusan 99.99 persen," kata Pujo. 

Terpisah, Kepala SMAN 1 Baturetno Sumanto mengakui bahwa satu siswanya tidak lulus. Pasalnya, siswa ini sering tidak masuk sekolah, bahkan tidak ikut ujian nasional. 

"Iya, tidak lulus satu. Namanya F, laki-laki kelas IPA. Anaknya sebenarnya pandai, tapi mogok sekolah," kata Sumanto. 

Menurut dia, pihak sekolah sudah kooperatif mendorong F untuk sekolah. Pihak sekolah datang ke rumah siswa yang bersangkutan di Desa Balepanjang, Baturetno untuk membujuk dan merayunya. Namun, tak membuahkan hasil. 

"Meski kalau ditotal, tidak masuknya ini sudah tidak memenuhi syarat. Kita sebenarnya sudah mengesampingkan itu, tapi tetap anaknya tidak mau," ujar Sumanto. 

Ada beberapa indikasi alasan F mogok sekolah. Sumanto menyebut, F kecanduan game dan tidak percaya diri dengan penyakit yang dialaminya. 

"Kalau orang tuanya baik, bukan broken home. Malah ibunya turut membujuk sampai nangis-nangis waktu kami bujuk anaknya untuk sekolah. Tapi, anaknya tetap tidak mau," katanya. (kwl/ria)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia