Senin, 18 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Kasatreskrim Batal ke Singapura, Tim Dokter Beberkan Kondisinya

13 Mei 2019, 19: 44: 28 WIB | editor : Perdana

Tim medis RS dr Oen Solo Baru bersama keluarga AKP Aditia Mulya saat menggelar jumpa pers

Tim medis RS dr Oen Solo Baru bersama keluarga AKP Aditia Mulya saat menggelar jumpa pers

Share this      

SUKOHARJO - Sampai saat ini kondisi Kasatreskrim Polres Wonogiri AKP Aditia Mulya yang jadi korban pengeroyokan saat konflik dua kubu massa pekan lalu, masih koma. Keluarga memastikan tidak jadi membawa kasatreskrim ke Singapura. 

Yudha Mulya Angga Sasmita, kakak kandung kasatreskrim mengatakan, dengan kondisi adiknya itu, keluarga memutuskan untuk memaksimalkan pengobatan di RS dr Oen Solo Baru. Sebab, kondisi Aditia tidak memungkinkan untuk dibawa ke luar negeri. 

Pihak rumah sakit sudah melakukan operasi untuk membantu mengangkat pendarahan di otak Aditia. Sampai saat ini kondisinya memang belum stabil dan masih sama seperti pertama kali masuk.

"Keluarga sepakat untuk mempercayakan pengobatan di dr Oen Solo Baru," kata Yudha Senin (13/5). 

Terkait kasus yang terjadi pada adiknya, kata Yudha, keluarga sudah menyerahkan sepenuhnya pada kepolisian. Saat ini keluarga fokus pada kesembuhan Aditia. Mereka meminta doa dari seluruh masyarakat agar Aditia kembali seperti sedia kala. 

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Medis RS dr Oen Solo Baru dr Yohana Denika Kurniawati didampingi staf pelayanan medis lain dr Debora Pangestika mengatakan, kondisi Aditia cukup berat. Sampai saat ini kondisinya masih sama dengan saat pertama masuk ke IGD pada Kamis (9/5) pukul 01.30. 

Dijelaskan Yohana, kondisi Aditia ditemukan multiple jejas atau luka akibat dari trauma di bagian kepala dan multiple jejas di sekujur tubuhnya. Pendarahan di kepala termasuk berat. Maka, dilakukan operasi untuk mengangkat pendarahan dari otak. 

Apalagi, pendarahan yang dialami AKP Aditia cukup luas. Ada dua dokter yang menangani AKP Aditia yakni dokter bedah syaraf dan anastesi. 

"Operasi berjalan lancar tanpa ada kendala apapun. Kamk sudah melakukan hal yang terbaik sesuai standar operasional prosedur (SOP)," papar dia. (yan/ria)

(rs/yan/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia