Jumat, 18 Oct 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Jaga Kelancaran Arus Mudik, CFD Mulai Diliburkan 2 Juni

14 Mei 2019, 14: 45: 52 WIB | editor : Perdana

IKON CFD: Sejumlah warga tampak mengabadikan momen saat kereta melintas di tengah-tengah CFD di Jalan Slamet Riyadi, Solo, Minggu (11/3). (Ari Purnomo/JawaPos.com)

IKON CFD: Sejumlah warga tampak mengabadikan momen saat kereta melintas di tengah-tengah CFD di Jalan Slamet Riyadi, Solo, Minggu (11/3). (Ari Purnomo/JawaPos.com)

Share this      

SOLO – Pemkot akan meliburkan kegiatan car free day (CFD) di Jalan Slamet Riyadi pada H-7 Lebaran. Kebijakan tersebut guna menjaga kelancaran arus mudik dan balik.

Pantauan Jawa Pos Radar Solo, selama Ramadan, pengunjung CFD Jalan Slamet Riyadi relatif sepi dibandingkan hari biasanya. Hal itu diakui Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Surakarta Hari Prihatno.

"Walau minggu kemarin (12/5,Red) sedikit sepi, kami tetap menggelar CFD selama Ramadan. Masyarakat tidak perlu khawatir," katanya, Senin (13/5). 

Selama bulan suci, jam operasional CFD tidak berubah. Baik yang digelar di Jalan Slamet Riyadi maupun Jalan Ir. Juanda. Yakni mulai pukul 06.00-09.00. Hanya saja pedagang kaki lima (PKL) harus menyesuaikan diri agar tidak mengganggu umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa.

"Kami baru meliburkan CFD pada tanggal 2 Juni dan 9 Juni 2019 untuk mendukung kelancaran arus mudik serta balik Lebaran," terang Hari.

Kepala Bidang PKL Dinas Perdagangan (Disdag) Surakarta Didik Anggono mengimbau pedagang makanan tidak berjualan di CFD demi menghormati umat Islam yang sedang berpuasa. Namun, penjual makanan kering atau makanan yang dapat dibawa pulang tetap dapat berjualan seperti biasanya. 

"Kalau bisa PKL jualannya baju buat Lebaran atau buah. Kalau makanan buat sarapan pagi stop dulu," pungkasnya. (ves/wa)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia