Selasa, 17 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Sragen

Bawa Obat Berbahaya, Dua Pemuda Ditangkap

14 Mei 2019, 15: 27: 09 WIB | editor : Perdana

MEMBAHAYAKAN: Barang bukti pil trihexyphenidyl yang diamanklan dari dua wartga asal Karangmalang Sragen.

MEMBAHAYAKAN: Barang bukti pil trihexyphenidyl yang diamanklan dari dua wartga asal Karangmalang Sragen.

Share this      

SRAGEN – Dua tersangka dalam kasus peredaran obat-obatan berbahaya berhasil ditangkap Satuan Narkoba Polres Sragen Senin (13/5). Penangkapan dilakukan melalui aksi penggerebekan.

Kedua tersangka asal Karangmalang berhasil ditangkap. Yakni Toni Hermanto alias Toni,29, warga Dukuh Karangbendo Asemrejo, Desa Kroyo dan Desi Rudiyanto alias Rudi, 25, warga Dukuh Lemahireng, Desa Pelemgadung.

Keduanya ditangkap setelah pihak kepolisian mendapatkan informasi dari warga, tentang transaksi peredaran obat-obatan berbahaya di lingkungannya. ”Setelah dilakukan penyelidikan, kedua tersangka akhirnya berhasil tangkap. Keduanya diamankan di rumah salah satu tersangka di Dukuh Karangbendo Asemrejo,” terang Kasat Narkoba Polres Sragen AKP Joko Satriyo Utomo kepada Jawa Pos Radar Solo kemarin.

Dari penangkapan itu, petugas menyita tiga box obat berbahaya jenis trihexyphenidyl (trihex).  Yang mana 300 butir pil milik Desi Rudiyanto, sedangkan 26 butir trihexyphenidyl lainnya yang disita adalah milik Toni Hermanto.

”Kedua tersangka saat ini tengah menjalani penyidikan di ruang Satuan Narkoba Polres Sragen,” paparnya.

AKP Joko Satriyo menyampaikan, bahwasanya obat-obatan berbahaya ini  tidak hanya menyasar orang desawa saja, beberapa anak sekolah juga jadi bisa jadi korbannya.

Dia menjelaskan untuk persebaran peredaran narkotika di Sragen, memang cukup luas. Mulai dari Sragen Kota, Karangmalang,  Gemolong, Banaran, Sambungmacan dan ada kasus yang ditemukan di sekitar Masaran. Wilayah yang merupakan pusat keramaian dan perbatasan dengan wilayah lainnya. (din/nik)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia