Rabu, 20 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Sebar Satu Kompi Brimob, Kismantoro dan Sidoharjo Diawasi Ekstra

14 Mei 2019, 15: 50: 10 WIB | editor : Perdana

BERSENJATA LENGKAP: Anggota Brimob Batalyon C Pelopor Surakarta menggelar apel di Kecamatan Kismantoro.

BERSENJATA LENGKAP: Anggota Brimob Batalyon C Pelopor Surakarta menggelar apel di Kecamatan Kismantoro. (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI – Pasca kericuhan antara dua kelompok perguran silat di Wonogiri, polres setempat menebalkan pengawasan di sejumlah titik rawan gesekan.

Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kabag Ops Kompol Agus Pamungkas mengatakan, pengamanan ekstra tersebut melibatkan setidaknya 90 personel Brimob bersenjata lengkap. Mereka khususnya disiagakan di Kismantoro dan Sidoharjo. 

"Anggota Brimob juga patrol ke daerah-daerah yang rawan gangguan keamanan," terangnya, Senin (13/5). Menurut Agus, personel Brimob Batalyon C Pelopor Surakarta itu didatangkan ke Wonogiri, Kamis (9/5). Mereka patrol bersama anggota Dalmas Polres Wonogiri.

"Kira-kira Selasa pekan depan akan ditarik. Tapi ya menunggu perkembangan situasi dan kondisi keamanan," tandas Agus.

Sementara itu, terkait kondisi AKP Aditia Mulya Ramdhani yang menjadi korban pengeroyokan saat mengamankan gesekan antarmassa perguruan pencak silat, hingga kemarin masih dirawat intensif di Rumah Sakit Dr. Oen Solo Baru dan belum sadarkan diri. 

Apakah sudah ada terduga pelaku pengeroyokan yang diamankan? Agus menegaskan, pihaknya masih mengumpulkan barang bukti, saksi, dan petunjuk lain di lapangan. "Kapolda langsung yang memerintahkan kejar pelakunya sampai dapat," tegas dia. (kwl/wa)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia