Rabu, 20 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Boyolali

Segarnya Buah Kesemek Selo

14 Mei 2019, 20: 33: 58 WIB | editor : Perdana

SUBUR: Tanaman buah kesemek di Kecamatan Selo.

SUBUR: Tanaman buah kesemek di Kecamatan Selo. (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

Share this      

BOYOLALI – Kecamatan Selo selain memiliki alam pegunungan nan eksotis, juga menyimpan potensi tersembunyi. Yakni budidaya buah kesemek atau kledung. Dalam setahun, mampu memproduksi sekitar 60 ton.

”Buah ini hanya ada di Selo. Meski sudah kuning, tidak bisa langsung dimakan. Harus direndam dulu dengan air kapur,” ungkap Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Boyolali Bambang Jiyanto saat panen kledung di Desa Samiran, Selo, kemarin (13/5).

Satu pohon, mampu menghasilkan 4-5 kuintal buah kesemek. Hanya saja, tidak mudah membudidayakannya. Tamami, petani kesemek mengaku masa panen terjadi Mei-Juli.

”Kebanyakan tumbuh di halaman dan pinggiran kebun. Panenan dijual ke ke Jogja, Salatiga, Banjarnegara, bahkan sampai ke Kalimantan. Harganya Rp 5-6 ribu per kg,” ujarnya.

Agar bisa dikonsumsi, kesemek yang sudah dipanen harus masak terlebih dahulu. Direndam dengan air kapur. Untuk menghilangkan rasa sepat dan getahnya. Buah ini biasanya dijajakan petani setempat di sepanjang jalur Solo-Selo-Borobudur (SSB). (wid/fer)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia