Sabtu, 25 May 2019
radarsolo
icon featured
Pendidikan

Murid Paud Happy Bear Diwisuda

15 Mei 2019, 11: 15: 59 WIB | editor : Perdana

BERPRESTASI: Murid Paud Happy Bear terima trofi saat wisuda kelas Kindy B/TK B.

BERPRESTASI: Murid Paud Happy Bear terima trofi saat wisuda kelas Kindy B/TK B. (PAUD HAPPY BEAR FOR RADAR SOLO)

KECERIAAN murid pendidikan anak usia dini (Paud) Happy Bear terlihat saat mengikuti  wisuda kelas Kindy B/TK B di Restoran Orien, Purwosari, Kota Solo, Sabtu (11/5). Pada kegiatan tersebut juga digelar pentas seni. 

Sekitar 38 anak menampilkan kekayaan adat dan budaya Nusantara. Gaya mereka yang riang dan lucu membuat para orang tua bangga. Wisuda tersebut juga dihadiri penilik Paud Kecamatan Banjarsari Sri Prihartini Handayani, pengawas TK SD Kusumamarhaeni.

Pemilik Paud Happy Bear Solo Koestanto berpesan kepada mereka yang diwisuda untuk lebih rajin belajar guna melanjutkan ke sekolah dasar (SD). “Kepada orang tua, terus sabar dan telaten membimbing putra putrinya. Semoga memperoleh sekolah yang diharapkan, berhasil pendidikannya, hidup sejahtera, serta berguna bagi nusa dan bangsa,” terangnya.

Sekadar informasi, Happy Bear beralamat di Turisari Gang X No, 8 Mangkubumen, Kota  Solo membuka lima kelas terdiri dari Kelas Baby, Happy, Teddy, Kindy A dan B, sesuai tingkatan usianya. Tiap kelas dibatasi maksimal 15 anak. Itu guna menjaga kualitas pendidikan.

Selain kelas pendidikan, Paud Happy Bear juga membuka penitipan anak dari pukul 07.00-15.30. Guna memberi kesempatan kepada calon murid merasakan pendidikan di Happy Bear, pengelola membuka free trial sebanyak dua kali masuk. 

Adapun beragam kegiatannya antara lain konsultasi psikologi, pemeriksaan dokter anak, dokter gigi, pengembangan bakat. Dilengkapi kegiatan berenang, minitrip, fieldtrip, bahasa Inggris, melukis, menari, dan parent sharing. 

Untuk mengetahui lebih jauh tentang Paud Happy Bear, masyarakat bisa menghubungi Miss Erna di nomor telepon 085100929923 maupun IG: happybearpreschool.

Sementara itu, penilik Paud Kecamatan Banjarsari Sri Prihartini mewakili Dinas Pendidikan Surakarta menyampaikan, orang tua yang buah hatinya akan meneruskan ke jenjang SD agar mencermati sistem zonasi, kecuali bagi yang hendak masuk sekolah swasta. 

Kepada pemilik dan pengurus Paud, Sri Prihartini mengimbau menyesuaikan istilah sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Seperti kelompok bermain, penitipan anak, taman kanak-kanak, dan lainnya. (sct/wa)

(rs/gis/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia