Selasa, 15 Oct 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Penataan Kawasan Kumuh Jalan Terus

15 Mei 2019, 15: 06: 25 WIB | editor : Perdana

Penataan Kawasan Kumuh Jalan Terus

SOLO - Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Kota Surakarta bakal berlanjut. Setelah melakukan penataan di Semanggi, program pemerintah pusat itu akan menyasar Kelurahan Pucangsawit dan Danukusuman. 

Koordinator Kotaku Solo Cornelius Tri Cahyo mengatakan, penataan dua kelurahan bertujuan memperbaiki akses masyarakat terhadap infrastruktur permukiman yang layak. Rencananya program akan dilaksanakan di kedua kelurahan itu pada 2020 hingga 2021.  

“Infrastruktur permukiman yang layak meliputi 7 + 1 indikator kumuh. Yaitu bangunan gedung, jalan lingkungan, penyediaan air minum, drainase lingkungan, pengelolaan air limbah, pengelolaan persampahan, pengamanan kebakaran dan ruang terbuka publik,” katanya, Selasa (14/5).

Tahun lalu, lanjut Tri, mengarah Kelurahan Semanggi. Kemudian tahun ini bergerak ke Kelurahan Sangkrah yang menyasar drainase sabuk. Rencananya, penataan di Kelurahan Pucangsawit dan Danukusuman menggunakan konsep konsolidasi lahan, sama seperti Kawasan Semanggi.

“Berbeda dengan konsep relokasi dan pemugaran, konsep konsolidasi lahan tidak hanya memperbaiki bentuk fisik bangunan namun juga melakukan peremajaan wilayah. Warga di dua kelurahan itu memang prioritas untuk ditata guna mewujudkan program 100-0-100 yaitu 100 persen akses universal air minum, 0 persen lingkungan kumuh, 100 persen  akses sanitasi layak,” paparnya.

Dua metode yang dilakukan dalam menata wilayah kumuh yakni secara lingkungan dan kawasan. Pada skala lingkungan yang menyasar kelurahan, alokasi anggarannya senilai Rp2 miliar. Sedangkan untuk kawasan yakni di RW023 senilai Rp5,9 miliar. 

Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo menargetkan pada masa kepemimpinannya kawasan kumuh di Solo berkurang. Diakui untuk menghilangkan kawasan kumuh tidak dapat dilakukan dalam sekejap. “Butuh waktu secara bertahap,” ujarnya. (irw/bun)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia