Selasa, 15 Oct 2019
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Uji Tera Tekan Potensi Kecurangan SPBU

15 Mei 2019, 19: 56: 00 WIB | editor : Perdana

HARUS PAS: Petugas UPTD Metrologi Legal Sukoharjo cek SPBU DI Solo Baru. 

HARUS PAS: Petugas UPTD Metrologi Legal Sukoharjo cek SPBU DI Solo Baru.  (RYANTONO P.S/RADARSOLO)

Share this      

SUKOHARJO – Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disdagopukm) Sukoharjo melakukan sidak di dua lokasi SPBU jalur mudik. Yakni kawasan Solo Baru dan Kartasura kemarin (14/5). Kegiatan ini mengantisipasi kecurangan takaran BBM yang dibeli konsumen. 

“Ini (cek dua lokasi SPBU, Red) sebagai awalan. Nantinya tanggal 21-24 Mei diuji tera lagi. Memang tidak semua, kita sampel saja SPBU-nya," terang Kepala Disdagopukm Sutarmo.

Pengecekan yang menyasar dua SPBU di jalur mudik tersebut mengingat tingginya transaksi BBM di lokasi bersangkutan. Menyusul selanjutnya SPBU di Sanggung, Gatak, Tawangsari, Grogol dan lainnya. "Jangan sampai kelihatannya (BBM, red) yang dibeli konsumen itu sudah pas, tenyata direkayasa. Ini yang kita awasi," jelas dia. 

Tahun lalu, kata Sutarmo, petugas menemukan takaran BBM di salah satu SPBU kurang pas. Ternyata, ada kerusakan di bagian mesin. Setelah alatnya diperbaiki, dilakukan uji tera ulang. Baru ketika takaran BBM sudah pas, SPBU boleh beroperasi. 

Bagi SPBU yang rampung dilakukan uji tera, dinas akan menandainya dengan stiker khusus. Sedangkan bagi yang kedapatan sengaja melakukan pelanggaran, sudah disiapkan sanksi tegas. 

Kepala UPTD Metrologi Legal Sukoharjo Ibnu mengatakan, tera ulang menggunakan bejana ukur. Dalam inspeksi mendadak tersebut tidak ditemukan kecurangan takaran. "Masih di bawah toleransi, jadi sesuai takarannya," ujar dia. (yan/wa)

(rs/yan/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia