Senin, 16 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Jateng

Konsumsi Ikan di Jateng Rendah, DKP Bikin Terobosan

15 Mei 2019, 20: 25: 04 WIB | editor : Perdana

Konsumsi Ikan di Jateng Rendah, DKP Bikin Terobosan

SEMARANG - Tingkat konsumsi ikan di Provinsi Jateng masih tergolong rendah. Di 2018 saja, tingkat konsumsi ikan di provinsi ini hanya 29,19 kg per kapita per tahun.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jateng Fendiawan Tiskiantoro menerangkan, dibanding daerah lain, tingkat konsumsi ikan di Jateng memang masih tergolong rendah. Di Jatim misalnya, tingkat konsumsi ikan sudah mencapai 36 kg per kapita per tahun dan nasional 51,5 kg per kapita per tahun.

"Padahal di Jateng ini memiliki luas laut sebesar 1.640.000 hektare dengan hasil perikanan, baik dari nelayan tangkap maupun nelayan budidaya sebanyak 956.000 ton ikan tiap tahunnya," kata Fendiawan Rabu (15/5).

Untuk meningkatkan konsumsi ikan kepada masyarakat, pihaknya telah melakukan terobosan-terobosan. Yang sudah berjalan adalah mendistribusikan ikan-ikan segar dari pantai-pantai Jateng menuju daerah pedalaman.

"Di pedalaman itu tingkat konsumsi ikan sangat rendah, hanya sekitar 22 kg per tahun. Untuk itu, kami memiliki program pengiriman ikan langsung dari pantai menuju pedalaman. Yang sudah berjalan di Surakarta dengan pengirman 20 ton per bulan," tambahnya.

Selain itu, program-program sosialisasi untuk gemar makan ikan juga terus digalakkan. Ada pula program pembinaan untuk melakukan pengolahan makanan berbahan dasar ikan.

"Yang terbaru, kami berencana membuat surat edaran kepada Taman Kanak-Kanak, Paud untuk wajib menyediakan menu ikan. Selain itu, sekolah-sekolah lain juga kami sarankan untuk makan ikan. Kalau instansi, kami harap dalam setiap acara selalu menyediakan menu ikan," terangnya.

Dengan berbagai cara itu, Fendiawan optimistis tingkat konsumsi ikan di Jateng akan berangsur meningkat. Di tahun ini, pihaknya menargetkan tingkat konsumsi ikan menjadi 30 kg per kapita per tahun.

Di lain sisi, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mendorong DKP untuk terus menyosialisasikan program gemar makan ikan. Menurutnya, ikan memiliki banyak kandungan baik bagi kesehatan masyarakat khususnya pertumbuhan dan kecerdasan anak-anak.

"Gerakan gemar makan ikan harus digenjot. Inovasi dan kreasi harus dilakukan untuk meningkatkan tingkat konsumsi ikan masyarakat Jawa Tengah," tutupnya. (bay/ria)

(rs/bay/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia