Rabu, 26 Jun 2019
radarsolo
icon featured
Sragen

Bawa Sabu, Kurir Asal Sukoharjo Ditangkap

16 Mei 2019, 16: 45: 20 WIB | editor : Perdana

MEMILUKAN: Rio Aswari yang ditangkap karena mengedarkan narkoba jenis sabu.

MEMILUKAN: Rio Aswari yang ditangkap karena mengedarkan narkoba jenis sabu. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

Share this      

SRAGEN – Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Sragen terus bergerak memburu para pengedar narkotika di wilayah hukum Bumi Sukowati. Kali ini seorang pemuda ditangkap lantaran kedapatan membawa satu gram sabu. Terkait pengembangan penangkapan tersangka, kepolisian masih memburu satu pelaku lainnya.

Pelaku yang baru saja ditangkap bernama Rio Aswari, 23, warga Kelurahan Kadilangu, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. Dia ditangkap anggota Polres Sragen pada Senin (13/5) sekitar pukul 22.30, di  Jalan Sragen-Solo. Tepatnya berada di depan SMP Negeri 1 Masaran, yang beralamat di Dukuh Manggis, Desa Jati, Kecamatan Masaran.

Dari saku tersangka didapati sebungkus rokok yang berisikan satu paket kristal putih yang diduga sabu dengan berat 1 gram. Polisi juga mengamankan handphone Samsung warna hitam milik tersangka, yang biasa digunakan untuk alat berkomunikasi dengan jaringan narkoba.

”Saat dilakukan Introgasi, tersangka mengaku mendapat barang tersebut dari saudara Is. Saat ini saudaranya tersebut masih dalam pencarian,” jelas Kasat Narkoba Polres Sragen AKP Joko Satriyo Utomo mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan.

Pihaknya menyampaikan pelaku bertindak sebagai pengedar. Barang haram tersebut rencananya akan dikirim ke seseorang yang belum dikenal tersangka, yang beralamat di daerah Masaran.  Saat ini tersangka dan barang bukti dibawa ke kantor untuk dilakukan penyidikan dan pengembangan selanjutnya.

Karena perbuatannya, pelaku terancam melanggar Pasal 112 dan subsider Pasal 127 UU RI. No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Tersangka terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Sebelumnya jajaran Sat Narkoba juga mengamankan Anang Fredi Prasetyo, 27, warga Dukuh Poh Ireng, Desa Guworejo, Kecamatan Karangmalang, Senin (13/5). Anang ditangkap lantaran kedapatan memiliki  4.300 pil obat keras jenis trihexyphenidyl (trihex).

AKP Joko Satriyo Utomo penangkapan Anang setelah pengembangan dua anak buahnya, yakni Desi dan Toni yang tertangkap lebih dulu.

”Saat dilakukan interogasi, kedua tersangka sebelumnya mengaku mendapat barang tersebut dari saudara Anang,” ujarnya.

Saat penggeledahan obat itu ditemukan dalam sebuah karton panjang 25 x13 cm yang dibalut isolasi warna coklat. Saat ini barang bukti beserta tersangka sudah ditahan untuk dilakukan penyidikan dan pengembangan selanjutnya. (din/nik)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia