Jumat, 15 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Pendidikan

Dorong Kreativitas Santri, Masjid Aisyah Gelar TPA Outdoor 

16 Mei 2019, 19: 22: 12 WIB | editor : Perdana

CERIA: Santri TPA Masjid Aisyah, Kadipiro, Banjarsari, mengikuti kegiatan mewarnai kaligrafi di gang kampung setempat.

CERIA: Santri TPA Masjid Aisyah, Kadipiro, Banjarsari, mengikuti kegiatan mewarnai kaligrafi di gang kampung setempat. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

Satu jari kanan.. satu jari kiri.. ditambahkan menjadi dua ku buat jembatan..

Dua jari kanan.. dua jari kiri.. ditambahkan menjadi empat ku buat kamera..

Tiga jari kanan.. tiga jari kiri.. ditambahkan menjadi enam ku buat menara yang tinggi..

Empat jari kanan.. empat jari kiri.. ditambahkan menjadi delapan ku buat telinga kelinci..

Lima jari kanan.. lima jari kiri.. ditambahkan menjadi sepuluh ku buat berdoa..

Tepuk berdoa tersebut menggema di salah satu gang di Kadipiro, Banjarsari. Sebanyak 30 santri dan santriwati dari taman pendidikan Alquran (TPA) Masjid Aisyah memadati gang tersebut. Mereka nampak antusias mengikuti kegiatan TPA sore itu. Sebab, jika biasanya mengaji, bernyanyi, dan melakukan kegiatan di dalam masjid. Mereka bisa merasakan suasana berbeda belajar di luar ruangan, Selasa (14/5).

Usai tepuk berdoa, puluhan santri dipandu untuk membaca hafalan surat-surat pendek dan doa sehari-hari. Kemudian dilanjutkan mewarnai dan menggambar kaligrafi bertuliskan lafaz Allah.

"Kegiatan ini merangsang daya kreativitas anak-anak. Agar anak tidak bosan belajar di dalam ruangan saja. Selama Ramadan, kegiatan TPA hanya seminggu tiga kali, Selasa, Kamis, dan Sabtu," beber Ustad Sugiharto kepada Jawa Pos Radar Solo, di sela-sela kegiatan.

Beragam kegiatan TPA diadakan untuk meningkatkan minat santri mempelajari agama di Bulan Ramadan ini. Diawali dengan bacaan ayat suci Alquran baik surat pendek dan doa-doa sehari-hari.

"Itu wajib. Agar anak-anak cepat hafal. Baru dilanjutkan kegiatan lainnya, seperti mewarnai dan menggambar ini," sambungnya.

Ternyata, antusias para santri membeludak mengikuti kegiatan TPA yang tidak biasa. Jalanan gang yang tadinya sepi, mendadak ramai oleh celoteh anak-anak. Mereka nampak senang menggambar dan mewarnai sembari menunggu waktu berbuka tiba.

"Nuansanya berbeda. Kalau di luar ruangan seperti ini mereka jadi bebas berekspresi. Sambil bernyanyi-nyanyi juga tidak masalah. Rencananya kegiatan seperti ini akan kami tambah intensitasnya. Tergantung program takmir juga," imbuh Sugiharto.

Salah seorang santriwati, Valerina Putri Maulana mengaku gembira bisa mengikuti kegiatan TPA dengan konsep outdoor. Biasanya, ia ngabuburit di masjid saat TPA dan di rumah bersama keluarga.

"Tapi kali ini di jalan kampung. Bareng teman-teman. Seru aja rasanya," koarnya.

Santriwati lainnya, Tasya Adelia Putri juga mengungkapkan hal yang sama. Meskipun ia tidak berpuasa, tapi ia tetap antusias mengikuti kegiatan ini.

"Aku ikut mewarnai saja. Sambil menunggu buka puasa," tandasnya. (aya/adi)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia