Jumat, 15 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Lalin Krodit, Ubah Skema Mudik Gratis

17 Mei 2019, 12: 35: 59 WIB | editor : Perdana

PERSIAPAN: Terminal Tirtonadi akan jadi jujugan program motor pemudik gratis.

PERSIAPAN: Terminal Tirtonadi akan jadi jujugan program motor pemudik gratis.

Share this      

SOLO –  Perubahan skema bakal diberlakukan bagi sepeda motor pemudik gratis pada Lebaran tahun ini. Pengelola Terminal Tipe A Tirtonadi akan menampung motor yang tiba dari Jakarta tersebut di lantai 2 terminal agar tidak mengganggu arus lalu lintas kendaraan reguler. 

“Kalau tahun kemarin di sisi timur, maka tahun ini akan ditampung di lantai 2. Nanti sistematis pemindahan ke atas (lantai 2) akan dibahas lagi. Apakah dituntun atau nanti motor kita isi bensin dulu agar bisa dihidupkan. Yang jelas petugas dari terminal sudah siap,” terang Koordinator Terminal Tipe A Tirtonadi Joko Sutriyanto, kemarin.

Ditambahkan Joko, wacana ini disusun berdasarkan pengalaman tahun kemarin. Di mana ketika motor diposisikan di lokasi tersebut, sedikit mengganggu arus reguler bus di sisi timur terminal. “Kalau di bawah, ketika motor datang mereka akan berlari menuju lokasi peletakan motor. Jadi mengganggu bus yang lalu lalang dan membahayakan,” paparnya.

Teknisnya, nanti ketika bus pengangkut pemudik program gratis datang, akan diturunkan di shelter. Kemudian diarahkan masuk ke dalam setelah registrasi selesai baru akan kami arahkan ke atas untuk mengecek dan pengambilan sepeda motor di lantai 2,” imbuh Joko.

Berapa banyak sepeda motor yang datang untuk mudik tahun ini, Joko belum bisa memprediksi. Yang jelas berdasarkan info awal, sedikitnya ada 13 truk yang akan datang. Satu truk sendiri bisa memuat 30 sampai 40 unit sepeda motor. “Kalau untuk motor nanti dari sana berangkat 29 Mei, dan kita prediksi tiba di Solo sehari setelahnya,” ujar Joko

Sedangkan untuk pemudiknya sendiri, lanjut Joko, diprediksi mulai berangkat dari Jakarta sekitar 31 Mei dan tiba di Solo pada 1 Juni. Selain Kemenhub dan Dishub Provinsi DKI Jakarta, sejauh ini yang menghubungi pihak terminal terkait program mudik gratis adalah Dishub Provinsi Jawa Barat..

“Semuanya masih dalam tahap koordinasi, tapi untuk Dishub Provinsi DKI Jakarta memperkirakan ada sekitar 60 bus. Begitu pula Kemenhub. Sejauh ini hasil koordinasi terakhir masih dalam tahap pendaftaran,” urai Joko.

Joko menambahkan, pihaknya juga sudah siap untuk menyambut pemudik yang datang tahun ini. Pihaknya akan memaksimalkan fasilitas sarana dan prasarana, berikut juga sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki oleh terminal demi memberikan arahan kepada pemudik yang datang. (atn/bun)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia