Kamis, 14 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Jelang Mudik, Walikota Solo: Jangan Ada Kalkulator Warung “Rusak”

17 Mei 2019, 16: 05: 11 WIB | editor : Perdana

Jelang Mudik, Walikota Solo: Jangan Ada Kalkulator Warung “Rusak”

SOLO – Menjelang musim mudik Idul Fitri, pemkot berpesan kepada pemilik usaha kuliner agar tidak menaikkan harga secara tidak wajar. Hal itu akan merugikan citra Kota Solo sebagai pusat kuliner.

Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo menyadari jika Lebaran adalah masa panen pengusaha kuliner. Tapi, dia meminta pelaku usaha tidak aji mumpung memanfaatkan momen setahun sekali tersebut. 

"Jangan sampai karena ada tamu dari luar kota langsung menaikkan harga. Nggak boleh itu. Apalagi sampai ada yang bilang warung di sana kalkulatornya rusak," tandasnya, Kamis (16/5). 

Cara curang itu, lanjut Rudy, bisa menyebabkan usaha kuliner bersangkutan mendapat cap buruk oleh pendatang. Bukan hanya tempat usaha, tapi juga mencoreng citra Kota Solo. "Yang jelas nama Kota Solo dipertaruhkan. Nanti muncul anggapan bahwa Solo memang banyak kuliner, tapi harganya ngepruk. Saya tidak mau seperti itu," imbuhnya.

Untuk itu, pemkot meminta seluruh pemilik warung mencantumkan harga makanan di tempat yang terjangkau oleh konsumen. Selain mempermudah konsumen daftar menu yang disertai harga membuat pembeli lebih nyaman. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Surakarta Subagiyo mengaku selalu berkomunikasi sejumlah asosiasi pedagang, termasuk pegiat kuliner guna memastikan kualitas kuliner tetap terjaga. (irw/wa)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia