Rabu, 13 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Ribuan Nama Pemegang JKN KIS di Solo Dicoret Kemensos

17 Mei 2019, 19: 58: 30 WIB | editor : Perdana

Sosialisasi program JKN KIS di Balai Kota Surakarta beberapa waktu lalu

Sosialisasi program JKN KIS di Balai Kota Surakarta beberapa waktu lalu

Share this      

SOLO - Ribuan nama pemegang kartu Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN KIS) dinonaktifkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Pemkot akan terus memperbaiki sistem pendaftaran agar tidak ada lagi pencoretan nama.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta Siti Wahyuningsih mengatakan, capaian kepesertaan JKN KIS di Solo sudah 95,6 persen. Namun, ada kemungkinan angka itu menurun akibat rasionalisasi dari pemerintah pusat.

”Bulan ini saja dinonaktifkan 2.987 kartu. Padahal, kita mendaftar hanya 1.300 nama per bulan. Tapi, dari pusat dinonaktifkan terus,” kata perempuan yang akrab disapa Ning itu Jumat (17/5).

Diakui Ning, ia itu tidak mengerti pasti penyebab dinonaktifkannya kartu-kartu JKN KIS tersebut. "Mungkin (ada, Red) dobel (kepesertaan, Red), opo piye ngunu. Bisa juga meninggal, pindah domisili, atau bagaimana," ucapnya.

Sebagai solusi, dia meminta Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surakarta untuk berkomunikasi dengan kemensos. Sebab, JKN KIS yang menggunakan biaya pemerintah pusat menjadi kewenangan dinsos. 

Namun, ujar Ning, pihaknya juga akan tetap memperjuangkan kepesertaan JKN KIS bagi seluruh masyarakat Kota Bengawan. Diketahui, hingga Mei tahun ini telah terbit kartu JKN KIS  lewat penerima bantuan iuran (PBI) APBD Kota Surakarta untuk 829 KK terdiri dari 1.752 jiwa. (irw/ria)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia