Rabu, 20 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Boyolali

Angkutan Udara Sepi Peminat

18 Mei 2019, 20: 57: 25 WIB | editor : Perdana

NORMAL: Penumpang menunggu di Bandara Adi Soemarmo.

NORMAL: Penumpang menunggu di Bandara Adi Soemarmo. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

BOYOLALI – Menyambut arus mudik dan balik Lebaran, Bandara Internasional Adi Soemarmo Boyolali sudah lakukan pembenahan di beberapa titik. Di antaranya penambahan terminal yang mulai diberoperasi akhir Juni. Selain itu juga dibuka posko dan meningkatkan pengamanan bandara.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adi Soemarmo Abdullah Usman menjelaskan, peningkatan jumlah penumpang pesawat hanya sekitar 6-7 persen dari hari biasa. Bahkan, belum ada pengajuan ektra flight.

”Penurunan penumpang sampai 43 persen. Untuk Lebaran ini kami prediksi kenaikan tidak banyak. Berbeda dengan tahun lalu, kenaikannya bisa sampai 12 persen. Kita tunggu sampai H-10 Lebaran. Biasanya penambahan ekstra flight hanya 2 slot,” kata Usman kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (17/5).

Terkait posko Lebaran, akan didirikan sebanyak dua unit. Ditempatkan di terminal keberangkatan dan kedatangan. Usman menyebut pihaknya fokus mengenai layanan kesehatan. Berdasarkan evaluasi tahun lalu, banyak masalah yang datang karena alasan kesehatan. Terkait harga tiket pesawat yang naik, Usman memprediksi lonjakan penumpang tidak terlalu banyak.

Pengamanan bandara juga ditingkatkan. Bekerja sama dengan jajaran TNI AU. Melalui patroli terbuka dan tertutup, serta ada penambahan personel. Terkait terminal baru yang tinggal 28 persen selesai, dibangun di atas lahan seluas 13 ribu meter persegi. Diklaim mampu menampung 22 ribu penumpang per hari. Adanya terminal baru nantinya, maka jalur keberangkatan dan kedatangan yang ada di terminal lama bakal terpisah.

Pembangunan terminal baru ini bertujuan untuk mengakomodasi jamaah umrah dan haji yang semakin bertambah banyak di setiap periode. Diharapkan bisa menampung jamaah, baik yang datang maupun berangkat agar merasa nyaman. Selain itu, terminal baru ini juga untuk mengantisipasi lonjakan penumpang ketika kereta bandara sudah beroperasi, September mendatang.

”Terminal ini akan terintegrasi langsung dengan stasiun kereta api. Sehingga penumpang bisa langsung menggunakan kereta saat tiba di bandara. Stasiun kereta bandara sudah siap, tinggal menunggu PT KAI dan dirjen perkeretaapian,” tandas Usman. (gis/fer)

(rs/gis/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia