Rabu, 20 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Klaten

Siagakan Linmas di Perlintasan KA Tanpa Palang

18 Mei 2019, 21: 10: 00 WIB | editor : Perdana

BERBAHAYA: Perlintasan kereta tanpa palang di Kampung Srago Gede, Kelurahan Mojayan, Klaten Tengah.

BERBAHAYA: Perlintasan kereta tanpa palang di Kampung Srago Gede, Kelurahan Mojayan, Klaten Tengah. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Klaten bakal menyiagakan personel perlindungan masyarakat (linmas). Menjaga perlintasan kereta api (KA) tanpa palang. Terutama pada saat arus mudik dan balik Lebaran. Saat ini ada 18 titik perlintasan KA tanpa palang pintu, tersebar di Kecamatan Prambanan hingga Wonosari.

”Ke-18 titik ini bisa bekerja sama dengan pihak desa dengan memberdayakan linmas. Setidaknya dalam satu hari disiagakan enam personel. Dibagi dalam tiga shif. Jadi total personel yang butuhkan untuk menjaga mencapai 108 orang,” jelas Kepala Satpol PP Klaten Sugeng Haryanto kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (17/5).

Ratusan linmas ini akan bekerja selama sepekan. Bertugas muali H-3 Lebaran. Sedangkan perlintasan tanpa palang pintu palang rawan ada di Desa Tlogo, Kecamatan Prambanan. Sering terjadi kecelakaan. Terkait honor, disiapkan Rp 75.000 per hari per linmas. 

Salah satu perlintasan KA tanpa palang di wilayah perkotaan berada di Kelurahan Mojayan, Kecamatan Klaten Tengah. Di sana dilengkapi sirene yang dibuat Kisyanto, 60, warga sekitar yang juga seorang linmas.

”Ketika momen Lebaran, KA yang melintas bisa mencapai 120 kali. Biasanya rata-rata sekitar 100 kali. Linmas akan berjaga penuh selama 24 jam saat Lebaran,” ucap Kisyanto. (ren/fer)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia