Rabu, 19 Jun 2019
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Menanti Saat Berbuka di Keplek Ilat

18 Mei 2019, 22: 03: 28 WIB | editor : Perdana

Menanti Saat Berbuka di Keplek Ilat

RIBUAN pengunjung silih berganti berdatangan memadati festival kuliner Keplek Ilat di Sasana Krida Warga Mangkubumen, kemarin. Sejak sore hari jelang berbuka puasa, pasar malam kuliner Ramadan yang diselenggarakan Kelompok Seni dan Usaha Kecil Menengah Kelurahan Mangkubumen (Mpok Sinah Klamben) dan Jawa Pos Radar Solo ini berhasil menarik perhatian pengguna jalan kawasan Mangkubumen, Manahan.

Puluhan stand menawarkan berbagai menu makanan menggugah selera. Dari atas panggung, pengunjung juga dimanjakan dengan berbagai hiburan yang siap tampil memeriahkan acara. Ya, itulah sekilas suasana keseruan festival kuliner Keplek Ilat hari pertama.

”Kebetulan pas mau ngabuburit lewat sini ada festivel kuliner. Ternyata banyak makanan yang dijual. Enak-enak semuanya. Mungkin tiap hari bakal kesini terus tiap buka puasa,” ungkap salah seorang pengunjung, Nada Cintya, warga Jajar.

Selama sepuluh hari ke depan, masyarakat Kota Bengawan tidak perlu lagi bingung mencari menu berbuka puasa. Festival kuliner Keplek Ilat ini setiap harinya akan menyajikan puluhan kuliner dan berbagai kerajinan khas Solo. Harapannya, event ini dapat menjadi jujuKan one stop service bagi masyarakat Kota Solo.

Lurah Mangkubumen, Beni Sumartono mengapresiasi digelarnya festival kuliner Keplek Ilat ini di kawasan Mangkubumen. Menurutnya, event ini menjadi bagian dari pemberdayaan masyarakat di unit kelurahan. Sehingga warga setempat dapat menikmati perputaran ekonominya.

”Kami memiliki Mpok Sinah Klamben yang merupakan perkumpulan para pengusaha UMKM di Kelurahan Mangkubumen. Dengan event ini, warga kami yang memiliki usaha dapat show up memperkenalkan diri ke masyarakat luas. Begitu pula masyarakat mulai mengenal adanya Mpok Sinah Klamben,” ungkap Beni kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin.

Tiap malam, Mpok Sinah Klamben sudah meramaikan Sasana Krida Warga Mangkubumen. Namun Beni mengaku perlu ada sentuhan kolaborasi untuk lebih meningkatkan daya jual. Salah satunya dengan event Keplek Ilat yang menggandeng Jawa Pos Radar Solo ini.

Opening ceremony Keplek Ilat dimeriahkan oleh penampilan tari tradisi dari Sanggar Sasono Krido. Pengunjung juga dihibur dengan performance memukau dari Solo Magic. Sambil bersantap buka puasa, pengunjung menikmati menu makanan dengan iringan lagu dari Sinar Senja Band. 

“Keplek Ilat hadir untuk memfasilitasi para pengusaha kuliner, usaha mikro, kecil, menengah (UMKM), bisnis start up, pemerhati dan pecinta kuliner di Kota Solo dan sekitarnya. Kami kemas acara ini dengan balutan berbagai hiburan rakyat yang sederhana namun tetap menarik dan menghibur,” beber Manajer Pemasaran Jawa Pos Radar Solo, Andi Aris.

Andi menambahkan event sengaja dimulai selama Bulan Ramadan jelang berbuka puasa. Tujuannya agar event ini menjadi tempat berbuka puasa sekaligus sebagai ajang silaturahmi bagi masyarakat. Selain itu juga memberikan alternatif event kuliner selama Bulan Ramadan di Kota Bengawan.

“Jadi tidak hanya sekadar datang dan jajan saja. Di sini pengunjung juga bisa berkumpul bersama keluarga, teman, atau komunitas untuk berbuka puasa bersama. Sambil menikmati hiburan yang telah kami siapkan,” tandasnya. (aya/adi)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia