Minggu, 16 Jun 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Menikmati Kemegahan Waduk Kedung Ombo dari Sisi Yang Berbeda

19 Mei 2019, 15: 05: 59 WIB | editor : Perdana

Menikmati Kemegahan Waduk Kedung Ombo dari Sisi Yang Berbeda

Waduk Kedung Ombo (WKO) punya sejuta pesona wisata alam yang indah dan eksotis. Waduk di tiga kabupaten itu punya sisi keindahan lain yang belum banyak tereksplore. Salah satunya berada di Dusun Boyolalar, Desa Ngargosari, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen.

POTENSI WKO begitu banyak. Tidak hanya menunjang suplai air petani ke daerah Grobogan, Demak, Kudus, Pati hingga Jepara, tapi juga dimanfaatkan untuk tempat wisata. Selama ini hanya Objek Wisata Waduk Kedung Ombo di Grobogan yang sudah dikenal masyarakat luas. Namun, siapa sangka Kabupaten Sragen juga punya objek wisata yang tak kalah menarik di waduk ini. Yakni WKO Boyolalar.

Lokasinya berjarak sekitar 40 kilometer dari pusat Kota Sragen. Untuk sampai di sana hanya perlu menempuh 1 jam perjalanan menggunakan kendaraan bermotor. Jangan harap selama perjalanan mendapati jalan yang mulus karena beberapa titik di jalan desa perlu diperbaiki.

Di sepanjang jalan banyak disambut para pedagang kelengkeng dari warga setempat. Traveler juga tidak perlu membayar tiket wisata. Cukup membayar parkir yang sudah dihitung tiket masuk. 

WKO Boyolalar tergolong wisata baru. Baru dibuka sejak setahun lalu, kini semakin ramai. Awalnya, lokasi tersebut hanya padang ilalang yang terabaikan. Dengan sentuhan kreatif remaja setempat, padang ilalang itu disulap menjadi spot selfie yang keren dan Instagramable.

Wisatawan jangan lupa membawa kamera untuk mengabadikan suasana di lokasi wisata. Sudah ada beberapa spot selfie yang disiapkan. Bahkan wisatawan bisa naik perahu menuju makam Nyi Ageng Serang, salah satu Pahlawan Nasional Indonesia.

Wisata air di waduk yang dibangun tahun 1985 ini tidak jauh dari kuliner. Seperti halnya WKO Boyolalar menawarkan ikan bakar istimewa yang jadi andalannya. Ikan segar yang diambil langsung dari WKO bisa menjadi santapan yang menggugah selera. Cukup banyak pedagang kuliner ikan air tawar di wisata Boyolayar ini.

Pengelola Nuryanto menyampaikan, WKO Boyolalar dibuka sejak Lebaran 2018 lalu. ada berbagai pilihan wisata yang ditawarkan. Mulai dari kuliner ikan, buah kelengkeng, spot selfie berlatar belakang WKO hingga perahu keliling waduk mengunjungi makam Nyi Ageng Serang.

”Hanya dengan Rp 10 ribu per orang sudah bisa keliling waduk dengan perahu selama satu jam,” jelasnya.

Rencana kedepan akan dilakukan pelebaran area wisata. Namun lantaran dana swadaya, hanya mengandalkan pendapatan parkir dari pengunjung. Motor per unit hanya Rp 5 ribu. Sedangkan mobil ditarik Rp 10 ribu.  

”Harapan kami akses masuk bisa diperbaiki, dan bantuan promosi dari kabupaten. Sejauh ini belum ada dukungan promosi sama sekali,” terang Nuryanto. (din/adi) 

(rs/din/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia