Selasa, 10 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Pemkab Tolak Pendirian Apotek di Kartasura, Sudah Terlalu Penuh

19 Mei 2019, 22: 35: 47 WIB | editor : Perdana

Petugas apotek di wilayah Kartasura melayani pembelian obat

Petugas apotek di wilayah Kartasura melayani pembelian obat

Share this      

SUKOHARJO - Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo menolak rencana pendirian apotek di Kartasura.

Penolakan itu bukannya tanpa alasan. Sebab, DKK menilai keberadaan fasilitas kesehatan (faskes) di kawasan Sukoharjo bagian utara sudah terlalu penuh. Baik itu faskes primer, seperti rumah sakit atau puskesmas maupun faskes sekunder, seperti apotek dan lain-lain.

"Ke depan agar faskes tidak menumpuk di satu wilayah, kami akan atur distribusinya," papar Plt Kepala DKK Sukoharjo Yunia Wahdiyati

Dia mencontohkan, di Kartasura dan Grogol, satu kecamatan saja bisa berdiri 50 apotek. Belum lagi, keberadaan rumah sakit yang jaraknya lumayan dekat antarwilayah.

Melihat kondisi overload itu, DKK baru saja menolak pendirian apotek di Kartasura. Sebenarnya, kata Yunia, DKK sangat terbuka terhadap pendirian faskes. Tapi, hendaknya didirikan di wilayah yang masih minim.

"Sebelum mendirikan apotek, biasanya mereka juga mengajukan izin ke organisasi profesi. Ternyata organisasi profesi ini sepemikiran dengan kami. Mereka menolak pendirian apotek itu di Kartasura karena memang sudah terlalu banyak," papar dia. 

Lebih lanjut diungkapkan Yunia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR). "Kalau ada yang mengajukan IMB khususnya faskes, nanti dikomunikasikan dahulu dengan DKK," pungkas Yunia. (yan/ria)

(rs/yan/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia