Rabu, 20 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Sukoharjo Tolak People Power 

20 Mei 2019, 14: 03: 36 WIB | editor : Perdana

BERKUMPUL: Tokoh di Sukoharjo sepakat menjaga kondusifitas dan menolak People Power. 

BERKUMPUL: Tokoh di Sukoharjo sepakat menjaga kondusifitas dan menolak People Power.  (RYANTONO P.S/RADAR SOLO)

Share this      

SUKOHARJO - Para tokoh di Sukoharjo menolak people power dan mengedepankan kondusifitas pasca pemilu 2019. Mereka sudah berkumpul bersama membahas isu yang berkembang selama ini. Mereka juga sepakat menangkal hoax yang ada. 

Sikap para tokoh tersebut dinyatakan saat pertemuan bersama yang digelar oleh Kementrian Agama Kabupaten Sukoharjo Sabtu (18/5). Berbagai tokoh mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, Ulama dan perwakilan Pondok Pesantren hadir. 

Kepala Kemenag Sukoharjo Ikhsan Muhadi dalam pertemuan tersebut menyatakan, Indonesia baru saja menggelar hajatan besar yakni Pemilu Serentak 2019. Ada berbagai hal yang sudah dilewati. Banyak hal yang membuat situasi kurang kondusif seperti adanya berita hoax dan isu provokatif. 

Berdasarkan hal tersebut dia mengajak semua tokoh untuk menjaga stabilitas wilayah. Jangan sampai termakan isu yang ada. ”Selaku tokoh agama harus bisa menangkal berita hoax atau isu provokatif yang muaranya ingin mengganggu stabilitas kamtibmas,” katanya. 

Senada Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Chandra Ariyadi Prakosa menambahkan,  dia berharap dengan pertemuan para tokoh ini sama - sama bisa menjaga Kamtibmas. Menurut dia, momen pasca pemilu adalah momen persatuan semua pihak. ”Semoga pertemuan ini selalu rutin di selenggarakan dengan nuansa yang berbeda untuk menciptakan situasi di Sukoharjo yang aman dan kondusif,” jelasnya. 

Kabag Ops Polres Sukoharjo Kompol Teguh Prasetyo juga mendukung apa yang dikatakan Dandim Sukoharjo. Dia menyatakan, hajat besar telah dilalui. Saat ini semua pihak harus sepakat untuk menjaga kondusifitas. ”Kita bersyukur pemilu dilalui dengan aman dan lancar,” papar dia. (yan)

(rs/yan/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia