Rabu, 20 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Polres Wonogiri Siapkan 7 Pos Mudik Lebaran 

20 Mei 2019, 14: 09: 53 WIB | editor : Perdana

PENGAMANAN: Pengendara melintas di salah satu pos lebaran yang didirikan di titik rawan kemacetan. 

PENGAMANAN: Pengendara melintas di salah satu pos lebaran yang didirikan di titik rawan kemacetan.  (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI – Sebanyak 7 Pos Lebaran disiapkan Polres Wonogiri menyambut arus mudik dan balik Idul Fitri 1440 H. Pendirian dilakukan di titik – titik rawan kemacetan seperti pasar, terminal dan lain sebagainya. 

Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti melalui Kasat Lantas AKP Dwi Erna mengatakan, pihaknya mulai menyiapkan pos keamanan maupun pos pelayanan terpadu. Targetnya pada H -7 lebaran semua pos sudah siap berdiri. ”Kita harapkan untuk bisa mengurai kemacetan saat mudik nanti,” papar dia. 

Lokasi Pos Lebaran tersebut diantaranya berada di Terminal Giri Adipura Wonogiri, depan Pasar Wonogiri Kota, Ngadirojo, Baturetno, Purwantoro, Pracimantoro dan Objek Wisata Waduk Gajah Mungkur.  

Dari pos yang ada tersebut AKP Dwi Erna sudah menetapkan lokasi rawan kemacetan seperti di depan Pasar Wonogiri kota dan di Objek Wisata Waduk Gajah Mungkur. Terkait hal tersebut pihaknya meminta pengelola Waduk Gajah Mungkur untuk menambah lahan parkir. Selain itu, juga melakukan buka tutup pintu objek wisata. 

Terpisah, Sekretaris Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata Fredy Sasono mengatakan, saat libur lebaran nanti akan dilakukan sistem buka tutup di Objek Wisata Waduk Gajah Mungkur. Hal ini merupakan hasil kajian bersama seluruh stakeholder. 

Libur lebaran ini setidaknya ada tambahan lokasi parkir untuk sepeda motor seluas 2,5 hektar. Harapannya, tambahan lokasi parkir ini dapat memberi kenyamanan bagi wisatawan. ”Loketnya juga kita buka 25 dengan harga tiket Rp 18 ribu. Untuk parkir sepeda motor Rp 1000, mobil Rp 3000 dan bus Rp 5000,” katanya.

Pada libur lebaran nanti, kata Fredy selama 10 hari sektor pariwisata ditarget mendapatkan pemasukan Rp 1,6 miliar. Setidaknya target naik Rp 100 juta dari 2018 lalu sebesar Rp 1,5 miliar. (kwl/yan)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia