Rabu, 20 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Dituding Tak Netral, Anggota KPU Lepas dari Sanksi DKPP

21 Mei 2019, 11: 10: 59 WIB | editor : Perdana

Dituding Tak Netral, Anggota KPU Lepas dari Sanksi DKPP

SOLO – Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surakarta Bambang Christanto akhirnya lepas dari sanksi. Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menyatakan laporan dugaan ketidaknetralan Bambang tidak terbukti.

Dari salinan putusan DKPP Nomor 59-PKE-DKPP/IV/2019 yang diterima Jawa Pos Radar Solo, DKPP menolak pengaduan yang dilakukan Moch Aminudin terhadap tuduhan ketidaknetralan Bambang dalam mengemban tugas sebagai salah satu komisioner KPU. 

Dalam putusan tersebut terdapat perintah untuk merehabilitasi nama baik teradu terhitung sejak putusan ini dibacakan.  Dan memerintahkan KPU Provinsi Jateng untuk melaksanakan putusan tersebut selama tujuh hari kerja. Serta meminta Bawaslu RI mengawasi putusan tersebut. 

Bambang membenarkan adanya putusan tersebut. Dia sendiri datang ke Kantor DKPP untuk mengikuti rapat pleno Kamis (16/8). “Dari awal sudah saya sampaikan menerima apapun keputusan DKPP. Dan benar saya dinyatakan tidak seperti apa yang dituduhkan,” paparnya 

Apakah akan melakukan gugatan balik? Bambang mengaku tidak akan menempuh jalur hukum. Sebab, KPU masih harus menjalankan tugas proses pemilu 17 April lalu. Yakni, penetapan anggota DPRD Surakarta terpilih  

Seperti yang diketahui, kasus ini bermula saat Tim Advokat Reaksi Cepat (TARC) melaporkan dugaan tidak ada netralitas dan independensi Bambang Christanto sebagai KPU. Mereka membawa bukti berupa foto-foto Bambang memakai atribut parpol saat kampanye Pemilu 2014. Bambang mengaku sudah mengundurkan diri dari aktivitas parpol saat mendaftar sebagai anggota penitia pemilihan kecamatan (PPK). Atau jauh hari sebelum dia terpilih dalam seleksi anggota KPU Surakarta 2019. (atn/bun

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia