Selasa, 10 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Puluhan Mahasiswa Desak Bentuk Tim Pencari Fakta KPPS Meninggal

21 Mei 2019, 11: 10: 59 WIB | editor : Perdana

BERSIMPATI: Aliansi mahasisa Soloraya gelar demonstrasi kritisi banyaknya anggota KPPS yang meninggal dunia.

BERSIMPATI: Aliansi mahasisa Soloraya gelar demonstrasi kritisi banyaknya anggota KPPS yang meninggal dunia. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa Soloraya menggelar demonstrasi di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surakarta, Senin (20/5). Mereka mengkritisi ratusan anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) yang meninggal dunia.

Massa menuju kantor KPU Surakarta dengan longmarch dari simpang empat Banjarsari. Mereka membawa replika keranda dan jenazah, serta bendera kuning. Bendera tersebut lalalu dipasang di kawat berduri. 

Koordinator aksi Agil Setiyawan mengatakan, aksi ini merupakan bentuk dari rasa empati terhadap meninggalnya anggota KPPS. "Dari data Kementerian Kesehatan,  jumlah KPPS yang meninggal mencapai 527 orang. Fenomena ini tidak bisa dianggap remeh. Sudah menjadi sorotan dunia,” tegasnya. 

Sebab itu, para aktivis mendesak pemerintah menyelidiki kejadian tersebut dengan membentuk tim pencari fakta independen guna mengetahui penyebabnya.

Komisioner Divisi Teknis Bidang Penyelenggaraan KPU Surakarta Suryo Baruno mengatakan, pihaknya menerima aspirasi dan bakal disampaikan ke KPU pusat lewat KPU Provinsi Jateng. 

"Di Solo ada empat  anggota KPPS yang meninggal dunia, dan 27 orang dirawat karena kelelahan bertugas,” tutur dia. (atn/wa) 

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia