Sabtu, 07 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Aturan Permenaker, 50 Ribu Pekerja Harus Dapat THR

Termasuk yang Baru Kerja Sebulan

21 Mei 2019, 01: 31: 59 WIB | editor : Perdana

Aturan Permenaker, 50 Ribu Pekerja Harus Dapat THR

SOLO – Pemkot mengawasi ketat pencairan tunjangan hari raya (THR) pekerja agar tidak melenceng dari Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor 6/2016 tentang THR Keagamaan. 

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Surakarta Ariani Indriastuti mengatakan, pembayaran THR minimal tujuh hari jelang hari Lebaran. Sesuai permenaker, pekerja dengan masa kerja satu tahun berhak memperoleh THR senilai satu bulan upah. 

“Pekerja yang masa kerjanya belum genap satu tahun, harus tetap diberikan THR. Nominalnya bersifat proporsional sesuai kemampuan perusahaan. Jika ada perusahaan tidak bisa memberikan THR kepada pekerja, maka bisa dijadikan perselisihan,” urai Ariani kemarin (20/5). 

Perselisihan yang dimaksud bisa dilakukan jika tidak ada kesepakatan antara perusahaan dan pekerja. Cara penyelesaiannya lewat pengadilan hubungan industrial. Pemkot juga membuka posko pengaduan THR.

Berdasar data dinas tenaga kerja dan perindustrian Surakarta, jumlah perusahaan di Kota Bengawan sebanyak 967 dengan total pekerja 50.748.

Ketua DPC Serikat Pekerja Nasional (SPN) Solo Hudi Wasisto menegaskan, aturan pembayaran THR harus diterapkan dengan baik, sehingga pekerja merasa diperhatikan dan menghindari perselisihan. “Kami apresiasi pemerintah menyediakan posko pengaduan,” jelas dia. (gis/wa

(rs/gis/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia