Rabu, 20 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Harkitnas, Momentum Hilangkan Kebencian

21 Mei 2019, 14: 05: 59 WIB | editor : Perdana

MENGHIBUR: Tari Laskar Bhayangkari isi peringatan Harkitnas kemarin (20/5).

MENGHIBUR: Tari Laskar Bhayangkari isi peringatan Harkitnas kemarin (20/5). (DAMAINUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) dipusatkan di Tugu Kebangkitan Nasional, Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan, Senin (20/5). Pada upacara bendera tersebut, Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo berpesan kepada masyarakat selalu guyub rukun.

“Kita harus meneladani para pahlawan yang tidak punya pamrih apapun untuk bangsa dan negara. Dalam momentum Harkitnas, masyarakat harus bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” tandasnya. 

Ketua DPRD Surakarta Teguh Prakosa yang didaulat sebagai inspektur upacara mengatakan, Harkitnas yang bertepatan dengan Ramadan menjadi penyemangat meninggalkan perilaku permusuhan, fitnah, dan kebencian.

"Pada akhirnya, pada ujung Ramadan nanti, kita bisa seperti Mahapatih Gadjah Mada. Mengakhiri puasa dengan hati dan lingkungan yang bersih berkat hubungan yang kembali fitri dengan saudara-saudara di sekitar kita," beber dia.

Dia berharap, seluruh elemen masyarakat hidup bergotong-royong, saling bantu-membantu untuk kepentingan dan kebahagiaan bersama. "Bangsa ini adalah bangsa yang besar. Yang telah mampu terus menghidupi semangat persatuannya selama berabad-abad. Kuncinya ada dalam gotong royong," ungkapnya. 

Pantauan Jawa Pos Radar Solo, pada peringatan Harkitnas bertema Bangkit Untuk Bersatu diikuti ratusan peserta terdiri dari aparatur sipil negara, TNI, Polri, dan pelajar. Peserta kegiatan dihibur dengan Tari Laskar Bhayangkari yang dibawakan sepuluh pelajar. (ves/wa

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia