Kamis, 12 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Pemkot Solo Usulkan Berdirinya PPLP

21 Mei 2019, 11: 05: 59 WIB | editor : Perdana

ilustrasi

ilustrasi

Share this      

SOLO – Pemkot mewacanakan berdirinya pusat pelatihan olahraga pelajar (PPLP). Tujuannya, mengembangkan bakat dan minat siswa di bidang olahraga.

Wacana tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Surakarta Joni Hari Sumantri, Senin (20/5). Menurutnya, Kota Solo memiliki sumber daya manusia (SDM) di bidang olahraga. Namun, mereka tidak memiliki wadah yang tepat untuk mengembangkan diri.

Khusus untuk pelajar, Joni mengaku lega lantaran sudah dibentuk Kelas Khusus Olahraga (KKO) di SMPN 1 Solo. “Tapi setelah dari situ (KKO), lulus, mereka harus melanjutkan ke PPLP Jawa Tengah di Semarang. Itu konsekuensinya,” katanya.

Selama ini, lanjut Joni, banyak lulusan KKO yang dia rekomendasikan untuk mendaftar ke PPLP Semarang. Sayangnya, hanya segelintir siswa yang bersedia melaju ke tahap selanjutnya. Jarak menjadi persoalan pelik.

“PPLP Jawa Tengah yang di Solo kan hanya sepeda, cabor (cabang olahraga) lain di Semarang,” imbuhnya.

Dengan kondisi itu, dispora hanya dapat memantau dari luar. Sebab, kewenangan SMA kini berada di pemerintah propinsi. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah membentuk PPLP dengan konsep terpisah dari sekolah.

“Ke depan penginnya punya sendiri, menampung anak SMP yang kita bina. Tapi hanya latihan saja. Harus koordinasi dengan sekolahnya juga, itu yang jadi kendala. Karena sekolah maunya masuk jam 7 dan pulang sore. Harusnya siswa-siswa itu butuh perlakuan khusus,” papar Joni.

Sebelumnya, Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo mengatakan KKO sebagai cikal bakal dibentuknya sekolah khusus olahraga. Dengan sekolah khusus olahraga, pengembangan olahraga di tingkat pelajar dapat lebih maksimal. (irw/wa)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia