Rabu, 20 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Karanganyar

Kecipratan Anggaran Rp 4,68 M, Stadion Angkatan 45 Direhab Juli

21 Mei 2019, 14: 10: 59 WIB | editor : Perdana

BECEK: Bupati Karanganyar, Juliyatmono (kiri) saat beruji coba dengan pemain PWI Surakarta di Stadion 45 Karanganyar, tahun lalu.

BECEK: Bupati Karanganyar, Juliyatmono (kiri) saat beruji coba dengan pemain PWI Surakarta di Stadion 45 Karanganyar, tahun lalu. (RADAR SOLO PHOTO)

Share this      

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Karanganyar bakal melakukan revitalisasi terhadap salah icon venue olahraga di Bumi Intanpari. Yakni Stadion 45 Karanganyar.

Direncanakan pemkab bakalan menggelontorkan dana sekitar Rp 4,6 miliar untuk pemugaran stadion. Direncanakan dana akan bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Karanganyar tahun 2019.

Kepala Bidang Caipta Karya DPUPR Asihno mengungkapkan saat ini proses proyek ini sudah sampai pada tahap rencana anggaran biaya (RAB), dan sudah masuk pada sistem informasi rencana umum pengadaan.

Asihno mengungkapkanpembenahan berkisar pada sisi lapangan, termasuk menambah beberapa fasilitas di dalam stadion.

”Diameter untuk yang stadion atau lapangan itu nanti akan diperkecil. Pembenahan juga akan melingkupi pintu masuk yang ada di barat, dan ruang ganti yang juga akan direhap,” kata Asihno.

Di sisi lain jika tidak ada halangan, pengerjaan stadion ini akan dimulai bulan Juli tahun ini. Diprediksikan proyek ini akan selesai pada Desember 2019. Pelaksanan lelang juga dilakukan dengan cara tender.

Sementara itu, sejumlah masyarakat ikut berharap dengan adanya peremajaan Stadion 45 ini, nantinya sejumlah atlet yang ada di Karanganyar juga bisa bermunculan. Termasuk berharap klub lokal Persika Karanganyar bisa kembali eksis di kompetisi Liga Indonesia. Terakhir kali klub berjuluk Laskar Macan Lawu berkompetisi di Divisi III musim 2012.

 Setelah itu karena masalah krisis finansial, klub ini akhirnya lama vakum hingga sampai hari ini. Situasi yang sama dirasakan tim Persika Jr yang sudah cukup lama tak terjun berkompetisi di Piala Soeratin U-17.

Stadion ini beberapa kali digunakan untuk berbagai even. Mulai dari perlombaan panahan, Pekan Olahraga Daerah (Popda), hingga kejuaraan balap motor Trial Games.

”Biasanya stadion ini hanya bisa digunakan untuk lomba-lomba, dan pertandingan tertentu saja. Kalau untuk konser musik memang sudah sangat jarang,” terang Agus Irawan, salah satu masyarakat yang sering berolahraga di Stadion 45. (rud/nik)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia