Senin, 21 Oct 2019
radarsolo
icon featured
Karanganyar

Gerbang Tol Kebakkramat Belum Normal

22 Mei 2019, 15: 05: 34 WIB | editor : Perdana

TERHAMBAT: Akses lalu lintas di gerbang tol Kebakkramat masih dipasang barrier, sehingga kendaraan harus memutar.

TERHAMBAT: Akses lalu lintas di gerbang tol Kebakkramat masih dipasang barrier, sehingga kendaraan harus memutar. (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Pemerintah Kecamatan Kebakramat memastikan, pintu gerbang atau exit tol yang berada di wilayah tersebut belum bisa difungsikan secara normal pada arus mudik dan balik Lebaran. Rupanya, persoalan pembebasan lahan yang menjadi kendala belum juga beres hingga saat ini.

Diketahui, pintu tol Kebakkramat sudah difungsikan sejak setahun belakangan. Namun, arus lalu lintas (lalin) di lokasi tersebut masih terkendala. Akses keluar masuk tol masih dipasang barrier.

Sehingga, kendaraan yang keluar masuk tol tidak bisa melaju dengan lancar. Kendaraan dari pintu tol harus memutar sejauh kurang lebih 500 meter untuk menuju Karanganyar. Sementara arus dari Sragen yang akan masuk tol juga harus memutar di perempatan depan kantor kecamatan.

Pejabat sementara (Pjs) Camat Kebakkramat Dwi Cahyono mengungkapkan, dari hasil rapat koordinasi bersama jajaran Muspicam Kebakkramat, arus lalu lintas di pintu tol wilayah tersebut tetap tidak akan dibuka. Itu mengingat beberapa bangunan yang berada di sebelah selatan pintu tol belum dibersihkan. Bahkan, belum dilakukan pembangunan.

”Dari hasil rapat koordinasi, ya masih sama seperti itu, tidak akan diubah untuk arus lalu lintasnya. Yang keluar tol tetap akan memutar balik ke utara terlebih dahulu. Dan, yang dari Sragen kalau mau ke tol, juga harus memutar dulu ke perempatan selatan,” terang Dwi Selasa (21/5).

Kapolres Karanganyar AKBP Catur Gatot Effendi melalui Kapolsek Kebakkramat AKP Sutami mengungkapkan, polisi tetap memasang pos pengamanan di pintu tol Kebakkramat. Lengkap dengan personel yang bakal mengatur arus lalu lintas.

”Akan kita tempatkan pos pengamanan, arus lalu lintas masih tetap sama. Karena yang dari selatan itu masih terdapat bottleneck  (penyempitan jalan, Red) yang dimungkinkan akan terjadi kemacetan. Apalagi, proses pembangunan menuju pintu tol yang dari selatan belum dikerjakan,” kata kapolsek. (rud/ria)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia