Rabu, 13 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Harga Komoditas Turun, Pembeli Sepi

22 Mei 2019, 15: 45: 22 WIB | editor : Perdana

BUMBU DAPUR: Banderol bawang merah dan putih turun dibandingkan awal Ramadan lalu. 

BUMBU DAPUR: Banderol bawang merah dan putih turun dibandingkan awal Ramadan lalu.  (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Harga sejumlah komoditas di pasar tradisional menurun. Namun, hal tersebut tidak diimbangi meningkatnya pembeli. Sehingga cukup banyak pedagang mengeluhkan omzetnya lesu. 

Salah seorang pedagang Pasar Legi Sulami mengatakan, selama tiga hari terakhir, harga cabai rawit merah yang awalnya Rp 11 ribu per kilogram menjadi Rp 8 ribu. Cabai rawit hijau dan botol dari Rp 7.509 per kilogram menjadi Rp 6 ribu. 

“Cabai merah besar dan cabai merah kriting malah naik menjadi Rp 16 ribu per kilogram. Sebelumnya hanya Rp 12 ribu per kilogram. Cabai besar hijau dari Rp 7.500 menjadi Rp 10 ribu per kilogram,” paparnya. 

Diakui Sulami, hingga pekan ketiga puasa, belum  ada peningkatan pembeli. Transaksi cabai juga kurang bergairah. Yang biasanya membeli 2-3 kilogram cabai, saat ini hanya 1-1,5 kilogram.

Harga bawang putih mengikuti jejak cabai. Yakni bawang putih kating dari sekitar Rp 50 ribu menjadi Rp 26 ribu per kilogram. Bawang putih cinco dari Rp 27 ribu jadi Rp 23 ribu. 

Sedangkan bawang merah dari Rp 30 ribu per kilogram menjadi Rp 23 ribu. Bawang bombai juga turun dari Rp 28 ribu jadi Rp 25 ribu per kilogram.

“Harganya memang sudah murah. Tapi stok belum berani banyak. Soalnya pembeli masih sepi. Harga turun cari untung susah. Padahal pas harga bawang tinggi rugi banyak,” terang Warsini, pedagang Pasar Legi lainnya. 

Mariyam, pedagang sembako di pasar yang sama menambahkan, harga telur saat ini Rp 20.500 per kilogram dari sebelumnya Rp 23 ribu per kilogram. Dia memprediksi pembeli mulai ramai pada H-7 Lebaran. (gis/wa)

(rs/gis/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia