Kamis, 20 Jun 2019
radarsolo
icon featured
Boyolali

Jelang Mudik, Polres Boyolali Periksa Kesiapan Rest Area

22 Mei 2019, 17: 41: 56 WIB | editor : Perdana

SIDAK: Kasat Lantas Polres Boyolali AKP Febriyani Aer memeriksa kesiapan rest area tol, kemarin (21/5).

SIDAK: Kasat Lantas Polres Boyolali AKP Febriyani Aer memeriksa kesiapan rest area tol, kemarin (21/5). (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

Share this      

BOYOLALI – Demi kenyamanan pemudik, sudah disiapkan dua rest area di Tol Trans Jawa segmen Solo-Salatiga. Tepatnya di KM 487. Rest area dilengkapi fasilitas musala, SPBU, minimarket, toilet, outlet yang diisi usaha mikro kecil menengah (UMKM), dan pos pengamanan.

Kemarin (21/5), dua rest area ini dicek kesiapannya oleh jajaran Satlantas Polres Boyolali. Sidak dipimpin Kasat Lantas AKP Febriyani Aer mewakili Kapolres Boyolali AKBP Kusumo Wahyu Bintoro. Rest Area semi permanen ini sebagian besar telah rampung pengerjaannya. Musala dan toilet memanfaatkan kontainer.

”Tahun lalu, musala dan kontainer hanya dari tenda dan kayu. Ternyata ambruk saat terkena hembusan angin kencang. Ada bagian yang rusak. Tapi sekarang dibuat dari kontainer dan sangat kuat,” kata Febriyani Aer kepada Jawa Pos Radar Solo.

Pihaknya memprediksi bakal terjadi peningkatan jumlah pemudik yang melintasi tol. Namun, pemudik diingatkan untuk hati-hati dan waspada. ”Ingat, batas kecepatan di jalur tol adalah 80 km/jam. Jika terlalu cepat, berpotensi menyebabkan kecelakaan, baik itu ban meletus atau kendaraan terbalik,” terangnya.

Pemetaan jalur rawan kecelakan juga dilakukan. Untuk jalur tol, kawasan rawan kecelakaan ada di titik KM 480 hingga KM 483. Sedangkan di jalur arteri, kawasan rawan kecelakaan di ruas Desa Keboan, Kecamatan Ampel.

Terkait antisipasi kemacetan, pantauan fokus pada Gerbang Tol Boyolali dan Colomadu. Andai di gerbang tol terjadi kemacetan, maka arus kendaraan bakal dialihkan melalui jalur arteri. (wid/fer)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia