Rabu, 19 Jun 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Balai Kota Bangun Parkir Lantai 2

23 Mei 2019, 11: 55: 59 WIB | editor : Perdana

LEBIH LUAS: Gedung parkir bertingkat akan dibangun  di kompleks Balai Kota Surakarta.

LEBIH LUAS: Gedung parkir bertingkat akan dibangun  di kompleks Balai Kota Surakarta. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO - Pemkot Surakarta mulai membangun gedung parkir portabel di kompleks balai kota. Bangunan tiga lantai itu diyakini sebagai solusi kurangnya lahan parkir di pusat pemerintahan tersebut. Selama ini balai kota memiliki satu dua titik parkir sepeda motor dan lima titik parkir mobil. Titik parkir sepeda motor berada di tengah-tengah kompleks balai kota dan di sisi barat gedung sekretariat daerah (setda). 

Keduanya mampu menampung sekitar 400 sepeda motor. Sedangkan lima titik parkir mobil di kompleks balai kota mampu menampung sekitar 100 kendaraan. Dengan ruang parkir, seluruh kendaraan aparatur sipil negara (ASN) dapat tertampung. 

“Tapi kalau ada acara atau tamu di sini (balai kota) penuh, nggak cukup. Di sini juga digunakan parkir masyarakat yang ke dispendukcapil atau ada urusan lain,” kata Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo, Rabu (22/5).

Sebelumnya, wali kota sempat mendapatkan komplain dari warga di sekitar balai kota lantaran sebagian bahu jalan digunakan parkir motor ASN. Kondisi itu berlangsung setiap hari. ASN memarkir motornya di luar kompleks balai kota, tepatnya di selatan pintu keluar sisi selatan. 

Pria yang akrab disapa Rudy itu lantas mengubah pintu keluar. Sebelumnya pintu keluar berada di belakang kompleks balai kota sisi selatan. Kini ada dua pintu keluar, yakni di pintu belakang sisi utara dan sisi tengah di depan kompleks gedung dinas kesehatan (dinkes).

Pemkot pernah memberikan solusi terkait padatnya lahan parkir di balai kota. Yakni ASN yang mengendarai mobil diminta memarkirkan kendaraannya di lahan parkir Benteng Vastenburg. Namun, kebijakan itu tidak berjalan efektif. Tak ada satu ASN pun turun di Vastenburg dan berjalan kaki ke balai kota. Hingga akhirnya tahun lalu wali kota mewacanakan untuk membangun gedung parkir tingkat. “rencananya sudah tahun lalu tapi anggarannya baru bisa tahun ini,” katanya.

Gedung parkir dibangun di sisi barat kantor setda oleh kontraktor PT Mandala Wangi Lestari. Rencananya pekerjaan selesai  dalam waktu 180 hari mulai 25 April lalu. Proyek tersebut digarap menggunakan APBD 2019 sebesar Rp 809.246.000. Rencananya gedung parkir di atas lahan kurang lebih 100 meter persegi itu mampu menampung 300 sepeda motor. (irw/bun)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia