Minggu, 16 Jun 2019
radarsolo
icon featured
Boyolali

Pemkab Boyolali Matangkan Kesiapan Logistik Pilkades E-Voting

23 Mei 2019, 12: 30: 59 WIB | editor : Perdana

UJI COBA: Pengecekan aplikasi e-voting di Kantor Kecamatan Andong, kemarin (22/5). Pada pilkades serentak Kabupaten Boyolali, 29 Juni mendatang, bakal memakai sistem e-voting.

UJI COBA: Pengecekan aplikasi e-voting di Kantor Kecamatan Andong, kemarin (22/5). Pada pilkades serentak Kabupaten Boyolali, 29 Juni mendatang, bakal memakai sistem e-voting. (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

Share this      

BOYOLALI – Persiapan pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Kabupaten Boyolali, 29 Juni mendatang terus dikebut. Salah satunya kesiapan logistik untuk desa yang menggunakan sistem e-voting. Paling gres, dilakukan pengecekan aplikasi e-voting di Kantor Kecamatan Andong, kemarin (22/5).

Pengecekan sekaligus monitoringt persiapan pilkades serentak dilakukan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Boyolali. Menyasar seluruh kantor kecamatan. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi adanya kendala yang dihadapi saat pemungutan suara berlangsung.

”Kami monitoring kesiapan alat, jangan sampai nanti mendekati hari-H, ternyata ada kendala di lapangan saat last minutes. Semuanya harus beres,” kata Kepala Bidang Bina Pemerintahan Desa Dispermasdes Boyolali Candra Irawan kepada Jawa Pos Radar Solo di sela monitoring di Kecamatan Andong.

Khusus Kecamatan Andong, terdapat 16 desa yang menggelar pilkades serentak. Karena keterbatasan logistik, ada dua sistem yang digunakan. Yakni e-voting dan manual. Pilkades manual menyasar 14 desa. Sedangkan pilkades e-voting hanya dua desa saja. Yakni Desa Kunti dan Pranggong.

”Kesiapan teknis e-voting, dari desa kemarin sudah dikomunikasikan dan dikoordinasikan. Semua desa khusus yang e-voting, peralatan sudah siap dan mencukupi,” terang Camat Andong Edy Kristiawan.

Di Desa Kunti, jumlah daftar pemilih sementara (DPS) sebanyak 2.372 orang. Sementara DPS di Desa Pranggong sebanyak 1.938 orang. Edy berharap berharap pelaksanaan pilkades berjalan lancer, aman, dan damai.

”Mari kita menyambut pilkades serentak ini dengan serius, dengan keceriaan, dengan mengedepankan rasa saling menghormati dan toleransi. Artinya, kita harus lebih dewasa dalam berpolitik. Perbedaan dalam pilihan itu hal yang wajar. Mari kita tetap menjaga kerukunan dan perdamaian,” imbau Edy. (wid/fer)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia