Jumat, 15 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

THR dan Gaji ke-13 Habiskan Rp 102 Miliar

23 Mei 2019, 18: 10: 59 WIB | editor : Perdana

RUTINITAS: ASN Pemkab Wonogiri mengikuti apel pagi.

RUTINITAS: ASN Pemkab Wonogiri mengikuti apel pagi. (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI – Pemerintah sudah menyiapkan anggaran untuk membayar tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 sebanyak lebih dari 10 ribu aparatur sipil negara (ASN). Nominalnya tebus Rp 102 miliar. THR mulai diberikan Jumat (24/5).

"Anggaran sudah siap. Tinggal dicairkan,” ujar Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Stefanus Pranowo, Rabu (22/5). Untuk pembayaran gaji ke-13, lanjut dia, dijadwalkan pada Juli mendatang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Wonogiri Suharno mengatakan, perlu ada penyesuaian kenaikan gaji ASN sebesar lima persen. Rata-rata gaji ASN naik sebesar Rp 100 ribu sampai Rp 150 ribu, serta Rp 500 ribu untuk ASN golongan IVE.

Sementara itu, pengusaha, buruh, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Sukoharjo duduk bersama membahas kesiapan THR. Sampai saat ini, tidak ada perusahaan yang keberatan melakukan pencairan.

”Tidak harus karyawan yang sudah bekerja selama satu tahun. Karyawan yang baru bekerja belum genap satu tahun memiliki hak sama mendapatkan THR. Nilainya disesuaikan kemampuan perusahaan,” papar Ketua Serikat Pekerja Republik Indonesia (SPRI) Sukoharjo Sukarno.  Dia berharap, perusahaan menaati pencairan THR. Yakni satu pekan sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Sukoharjo Bahtiyar Zunan mengaku telah menyiapkan petugas untuk memantau perusahaan skala besar, sedang, dan kecil terkait pencairan THR. Itu guna mencegah keterlambatan pembayaran hak pekerja.

”Kalau pun ada keterlambatan, itu hanya beberapa pelaku usaha. Secara umum, pelaku usaha sudah patuh pada aturan,” ucap dia. Pemkab juga membuka posko pengaduan sebagai wadah menampung laporan pekerja yang terkendala dalam penerimaan THR. (kwl/yan/wa)

(rs/kwl/yan/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia