Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Sragen

Tes Kesehatan Menyasar Sopir Angkutan Umum

24 Mei 2019, 14: 10: 59 WIB | editor : Perdana

ANTISIPASI: Salah satu sopir kendaraan umum yang dicek kesehatannya oleh Dinas Kesehatan Sragen di Terminal Pilangsari.

ANTISIPASI: Salah satu sopir kendaraan umum yang dicek kesehatannya oleh Dinas Kesehatan Sragen di Terminal Pilangsari. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO )

Share this      

SRAGEN – Kabupaten Sragen sudah mulai melakukan pengecekan terpadu pada angkutan umum jelang momen mudik Lebaran 2019. Pengecekan digelar di Terminal Pilangsari Kamis (23/5). Dalam pengecekan kesehatan ini ada satu sopir bus yang awalnya diduga baru saja menenggak alkohol. Ini diketahui setelah adanya tes urine yang dilakukannya.

Kepala Tata Usaha (TU) Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Jogjakarta Dian Trikoriati menyampaikan, dari hasil pengecekan kesehatan ada sopir yang positif ditubuhnya terdapat zat alkohol. 

”Kita periksa kondisi para sopir. Selain tensi, kita juga periksa gula darah dan kandungan alkohol. Ternyata ada satu pengemudi telah dinyatakan positif ada alkoholnya, nanti akan kita lakukan cek ulang lebih lanjut. Mayoritas sopir lainnya sebagian besar baik,” ujarnya.

Dian mengungkapkan sang sopir mengakui baru saja mengkonsumsi obat batuk yang mengandung alkohol. Menurutnya kadar alkohol yang dikonsumsi masih aman dan diperkenankan melanjutkan perjalanan.   

Dalam kegiatan tersebut, tampak sejumlah petugas melakukan pengecekan kendaraan. Komponen kendaraan yang mendapatkan perhatian diantaranya adalah roda, kelistrikan, rem dan lampu. Selain itu para sopir juga diperiksa kondisi kebugaran dan kesehatannya.

Sementara itu Kabid Angkutan Umum Dinas Perhubungan (Dishub) Sragen, Bintoro Setiyadi menyampaikan bahwa tim gabungan tengah bertugas untuk menciptakan kondusifitas lalu lintas selama arus mudik.

Pengecekan tim medis dari dinas kesehatan memang mengarah pada mengecek kondisi para sopir bus. Sedangkan petugas Dishub Sragen rutin melakukan pengujian kendaraan.

”Intinya kegiatan ini bagian dari pada tugas kita menyiapkan rangkaian angkutan Lebaran. Hari ini (kemarin) kita lakukan cek kelayakan kendaraan dan kesehatan pengemudi,” kata Bintoro kepada Jawa Pos Radar Solo kemarin.

Selain itu, pengecekan tersebut juga bertujuan mengantisipasi kecelakaan yang diakibatkan dari faktor teknis. Baik kondisi kendaraan saat berjalan, maupun kesehatan dari pada pengemudinya. Pihaknya menjelaskan sebagian besar kondisi supir bus dan kendaraan dinyatakan cukup bagus.

”Kita sosialisasikan pada supir bahwa penempatan batrai itu stiril.  penempatan kunci roda, stang, dongkrak dan sebagiannya kita sarankan untuk dipindahkan ke penyimpanan lain,” terangnya.

Salah satu sopir PO Bus Eka Bambang Kristiono, 40, warga Malang, Jawa Timur mengaku tak terlalu masalah dengan kegiatan antisipasi jelang arus mudik ini. Dengan pengecekan kesehatan, Bambang juga mendapat keuntungan dapat mengetahui kondisi kesehatan tubuhnya. ”Saya sudah 3 tahun ini setiap mau Lebaran di terminal dilakukan pengecekan kesehatan, allhamdulillah hasilnya baik dan sehat.  Senang bisa cek kesehatan gratis,” ungkapnya. (din/nik)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia