Rabu, 20 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Boyolali

Jamin BBM Lancar, Tambah Stok Gas Elpiji

25 Mei 2019, 09: 05: 59 WIB | editor : Perdana

AMAN: Depo Pertamina Boyolali siap menyalurkan BBM ke wilayah eks Karesidenan Surakarta.

AMAN: Depo Pertamina Boyolali siap menyalurkan BBM ke wilayah eks Karesidenan Surakarta. (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

Share this      

KEBUTUHAN bahan bakar minyak (BBM) jelang Lebaran diprediksi bakal naik. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Pertamina melalui Marketing Operation Region (MOR) IV Jateng-DIY telah mengoptimalkan ketersediaan energi, termasuk wilayah eks Karesidenan Surakarta. 

General Manager Marketing Operation Region IV Jateng-DIY Iin Febrian mengatakan bahwa tren peningkatan konsumsi BBM di wilayah eks Karesidenan Surakarta rata-rata mengalami peningkatan 25 persen dari biasanya. 

Konsumsi gasolone (premium dan pertamax series) dari rata-rata 2.343 kilo liter (KL) per hari menjadi 2.935 KL. Untuk  konsumsi gasoil (biosolar dan dex series) justru  mengalami penurunan -21 persen. Hal itu dikarenakan penurunan aktivitas pengiriman dan pembatasan angkutan barang. “Normalnya, 999 KL per hari menjadi 790 KL,” kata Iin.

Sedangkan untuk menghadapi pemudik di jalan tol tahun ini, Pertamina MOR IV telah melakukan inovasi pada fasilitas pengisian BBM di kios. Jika tahun lalu kios Pertamina didominasi dengan penjualan BBM manual dan kemasan, kali ini Pertamina telah menggunakan SPBU non permanen. Yaitu, modular dan modular kompak yang dilengkapi dengan tangki dan dispenser sehingga mempersingkat waktu pengisian BBM di rest area. 

Ada 15 kios Pertamina siaga pada tahun ini terdiri dari tujuh titik kios modular kompak, dua titik kios modular, lima titik kios mobile dispenser dan dua titik kios kemasan.  “Strategi pembentukan satgas (satuan tugas) tahun ini diperkuat dengan 45 SPBU kantong dan 22 SPBE kantong yang tersebar di berbagai lokasi guna memperpendek jarak dan waktu tempuh mobil tangki ke lokasi-lokasi yang berpotensi mengalami kemacetan dan kepadatan,” jelas Iin.

Selain itu, pihaknya juga memastikan  ketersediaan LPG di wilayah eks Karesidenan Surakarta aman. Hal itu diwujudkan dengan penambahan kuota LPG (PSO dan non-PSO). Penambahan kuota ini mencapai 7,2 persen dari rata-rata konsumsi harian. Yakni, dari 715 metric ton (MT) per hari menjadi 766,9 MT per hari. “Selain itu 101 agen siaga dan 929 pangkalan siaga di wilayah eks Karesidenan Surakarta juga disiapkan selama beroperasi saat libur Lebaran,” ujarnya.

Sementara itu, untuk mempersiapkan kedatangan pemudik menggunakan pesawat, Pertamina juga menambah pasokan avtur di Bandara Adi Soemarmo, “Kami memprediksi konsumsi avtur di Bandara Adi Soemarmo akan naik 8 persen sehingga selama masa satgas, kami menambah 4,4 KL per hari dari rata-rata konsumsi harian normal  55 KL per hari menjadi 59,4 KL per hari,” ujar Iin. (wid/bun)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia