Selasa, 22 Oct 2019
radarsolo
icon featured
Sragen

Gara-Gara Petasan, Rumah Hampir Kebakaran

25 Mei 2019, 16: 23: 47 WIB | editor : Perdana

AKIBAT PETASAN: Satu rumah di  Dukuh Grigit, Desa Karangtalun, Kecamatan Tanon terbakar (23/5) sore.

AKIBAT PETASAN: Satu rumah di  Dukuh Grigit, Desa Karangtalun, Kecamatan Tanon terbakar (23/5) sore. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

Share this      

SRAGEN – Sebuah rumah hampir ludes terbakar akibat petasan, Kamis (23/5) sore. Beruntung antisipasi dari petugas bergerak, yang membuat kebakaran tak benar-benar terjadi. Rumah di Dukuh Grigit, Desa Karangtalun, Kecamatan Tanon terselamatkan dari si jago merah. 

Jerami di belakang rumah Jumadi, 32, terbakar pada 16.00, gara-gara petasan modifikasi. Selain membakar jerami di rumah tersebut, api sempat membakar sedikit bagian teras rumah. Beruntung sikap sigap untuk memadamkan api tersebut, berhasil menyelamatkan seluruh rumah agar tak sampai terbakar di semua bangunan.

Istri korban, Iin Kholis, 30, istri korban yang saat kejadian tengah mandi, terkejut mendengar teriakan kebakaran yang dilontarkan putranya Raihan,10.

Iin akhirnya bergegas keluar. Sesampai di luar, ia sudah disambut pemandangan kobaran api yang sudah membumbung membakar teras samping rumahnya yang terbuat dari kayu. Bersamaan itu, warga berhamburan mendekati rumah, dan melakukan pemadaman.

Tidak berselang lama, dua unit mobil pemadam datang untuk menjinakkan api. Beruntung tak berselang lama, akhirnya api berhasil dipadamkan pukul 16.45.

Kapolsek Tanon AKP Heru Budiarto membenarkan adanya kebakaran yang terjadi karena anak pemilik rumah tengah bermain petasan. ”Beruntung tapi memang tidak besar apinya. Bersyukurnya pemadam kebakaran cepat datang untuk memadamkan api,” ujarnya mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan. 

Kapolsek mengimbau agar orang tua memberi bimbingan pada anak-anak untuk tidak bermain petasan. Selain berbahaya, akibatnya juga bisa menimbulkan hal-hal membahayakan, seperti bisa menimbulkan kebakaran. ”Kami imbau agar tidak bermain petasan, karena seperti ini bisa menimbulkan kebakaran juga,” terangnya. (din/nik)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia