Selasa, 22 Oct 2019
radarsolo
icon featured
Karanganyar

PKL Rentan Jadi Korban Uang Palsu

25 Mei 2019, 16: 35: 33 WIB | editor : Perdana

WASPADA: Polisi melakukan sosialisasi terkait antisipasi peredaran uang palsu ke salah satu pedagang di Alun-alun Karanganyar. 

WASPADA: Polisi melakukan sosialisasi terkait antisipasi peredaran uang palsu ke salah satu pedagang di Alun-alun Karanganyar.  (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Pedagang kaki lima (PKL) dan pedagang yang ada di pasar tradisional, termasuk sosok yang paling rentan jadi korban transaksi uang palsu (upal). Terlebih bisa saja terjadi menjelang momen Lebaran. 

Situasi ini membuat jajaran anggota dari Polres Karanganyar bersiap siaga, dan rutin melakukan operasi, dan sosialisasi ke sejumlah lokasi. Langkah ini juga dilakukan sebagai antisipasi terhadap peredaran upal yang sering menyasar ke sejumlah pedagang.

Seperti yang dilakukan pada pedagang yang berada di Alun-alun Karanganyar, kemarin. Patroli dilakukan dipimpin langsung oleh Wakapolres Karanganyar Kompol Dyah Wuryaninghapsari bersama jajarannya.

Dia juga mensosialisasikan kepada pedagang cara mengetahui ciri-ciri uang asli ataupun uang palsu

“Yang pasti ada perbedaananya. Seperti sesuai dengan slogan 3D. Yakni dilihat, diraba dan diterawang. Pasti ada oerbedaannya, antara yang asli dan yang palsu. Kami harap pedagang bisa berhati-hati, saat bertransaksi. Terlebih menjelang Lebaran seperti saat ini, biasanya banyak oknum nakal yang tidak bertanggung jawab menyebarkannya. Biasanya ada pada uang pecahan Rp 100 ribu maupun Rp 50 ribu,” terang wakapolsek.

Sementara itu, salah satu pedagang di Alun-alun Karanganyar, Rusmiyati mengaku sampai saat ini pihaknya belum menemukan peredaran  upal. Meski demikian, para pedagang tetap berwaspada, karena dari beberapa kejadian rata-rata pedagang kaki lima ataupun pedagang di pasar yang jadi sasaran utama pelaku penyebarannya.

”Sebelum kita terima, biasanya memang kita cek dulu. Mulai dari diterawang atau diraba. Kalau tidak, ya pakai lampu yang warna biru. Jadi bisa lebih tahu apakah uang itu asli atau tidak,” ucapnya. (rud/nik)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia