Rabu, 13 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Cegah Macet, Dishub Siapkan 8 Jalur Alternatif

25 Mei 2019, 16: 39: 41 WIB | editor : Perdana

SAMBUT MUDIK: Anggota Dishub dan Satlantas Polres Wonogiri cek jalur alternatif Ngadirojo-Wonogiri kota via jalan lingkar kota. 

SAMBUT MUDIK: Anggota Dishub dan Satlantas Polres Wonogiri cek jalur alternatif Ngadirojo-Wonogiri kota via jalan lingkar kota.  (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI – Potensi kemacetan arus mudik dan balik Lebaran menjadi perhatian serius pemkab. Sebab itu disiapkan sejumlah jalur alternatif. Di antaranya Selogiri - Pokoh dan Ngadirojo-Wonogiri Kota. 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Wonogiri Ismiyanto mengatakan, hasil evaluasi arus mudik tahun lalu, kali ini pihaknya menerapkan rekayasa lalu lintas baru guna memecah kepadatan lalu lintas di pusat kota. 

"Mulai dari pintu masuk Wonogiri, kendaraan kecil kita pecah di Sendang Ijo, Selogiri. Kendaraan dari arah Solo diarahkan ke kiri masuk Jalan Sendang ijo. Jalur ini akan tembus ke Alas Kethu atau simpang empat Pokoh. Atau bisa juga ke simpang empat Ngadirojo melalui Desa Manjung, Wonogiri Kota," urainya, Jumat (24/5). 

Sedangkan kendaraan dari arah Baturetno akan mengefektifkan jalan lingkar kota (JLK). Untuk kendaraan menuju Wonogiri Kota akan dialihkan melalui Desa Pondok, Ngadirojo tembus ke Tugu Kalpataru Wonogiri Kota atau simpang empat Pencil, Wonogiri Kota. 

"Upaya ini untuk mengurai kemacetan di lampu merah Ngadirojo. Kendaraan dari arah Baturetno akan dialihkan ke kiri masuk Desa Pondok melalui jalan lingkar kota," terang Ismiyanto. 

Ditambahkan kadishub, ada delapan jalur alternatif yang tersebar di Selogiri, Wonogiri Kota, Ngadirojo, Pracimantoro, Baturetno, Jatisrono, Slogohimo dan Purwantoro. 

Pihaknya juga sudah menyiapkan rambu lalu lintas yang akan dipasang di titik rawan macet dan jalur alternatif sebelum H-7 Lebaran. Itu guna memberi kenyamanan para pengguna jalan. (kwl/wa)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia