Rabu, 13 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Jaga Desa Antisipasi Penyelewengan

25 Mei 2019, 18: 19: 51 WIB | editor : Perdana

KOORDINASI: Pembekalan  anggota BPD guna optimalisasi pembangunan.

KOORDINASI: Pembekalan  anggota BPD guna optimalisasi pembangunan. (RYANTONO P.S./RADAR SOLO)

Share this      

SUKOHARJO – Pembangunan desa ikut menjadi perhatian Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukoharjo. Yakni dengan diluncurkannya program Jaga Desa. 

Kepala Kejari Sukoharjo Tatang Agus Volleyantono mengatakan, program tersebut mengantisipasi penyelewengan penggunaan dana desa. Di Kota Makmur terdapat 150 desa. Masing-masing desa sekitar Rp 750 juta dana desa dan alokasi dana desa.

 “Kami akan mendampingi penggunaan dana desa agar tepat sasaran,” jelas Tatang kemarin. Pendampingan dilakukan sejak perencanaan, penggunaan dana, cara pelaporan, dan sebagainya.

”Kalau APBDes-nya belum selesai disusun, kejaksaan belum bisa memberikan pendampingan karena program belum berjalan,” ungkapnya. 

Ditambahkannya, berdasarkan sosialisasi dari Kejaksaan Agung, penggunaan dana desa masih didominasi fisik dan infrastruktur. Tapi, tahun ini dana desa diarahkan lebih pada pemberdayaan masyarakat untuk mendukung peningkatan ekonomi. (yan/wa)

(rs/yan/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia