Rabu, 13 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Klaten

Bazar Telur Ayam dan Beras Diserbu Warga

25 Mei 2019, 18: 47: 57 WIB | editor : Perdana

ANTRE: Warga membeli telur ayam di halaman DPKPP Klaten.

ANTRE: Warga membeli telur ayam di halaman DPKPP Klaten. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN – Bazar sembako murah digelar Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Klaten di halaman kantor setempat, Rabu (22/5). Bazar ini langsung diserbu warga karena harganya di bawah harga pasaran. Karena langsung mempertemukan produsen dengan pembeli.

Kepala DPKPP Klaten Widiyanti mengaku bazar murah ini merupakan inisiatif pihaknya. Harapannya dengan hadirnya bazar, bisa meringkan beban masyarakat jelang Lebaran.

”Ini berawal dari ide sederhana, apa yang bisa kami perbuat di bulan suci Ramadan ini. Terdapat sekitar 30 booth yang merupakan mitra kerja kami. Masyarakat bisa mencapat sembako dengan harga lebih terjangkau,” terang Widiyanti kepada Jawa Pos Radar Solo.

Lilis, 42, warga Desa Jebugan, Kecamatan Klaten Utara mengaku membeli telur dan beras. Dia membeli telur seharga Rp 19 ribu per kg. Padahal harga di pasaran masih Rp 22 ribu per kg. Sedangkan beras hanya dibandrol Rp 8.800 per kg. 

”Sangat murah sekali. Mumpung murah, sekaligus membeli untuk zakat. Tapi beli berasnya dibatasi 10 kg saja,” ujarnya.

Selain telur dan beras, di bazar juga dijual gula pasir Rp 11.500 per kg. Minyak goreng kemasan 1 liter dijual dengan harga Rp 12.000. Tepung terigu dijual dengan harga Rp 7.500 per kg. Sedangkan daging sapi dibandrol Rp 71.500 per kg.

Ika, 36, warga Jebugan juga mengapresiasi keberadaan bazar ini. ”Contohnya telur ayam. Sebelum Ramadan harganya Rp 23 ribu. Sekarang di bazar harganya hanya Rp 19 ribu. Selisihnya lumayan banyak,” bebernya. (ren/fer)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia