Kamis, 14 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Mudik Motor Mulai Diangkut, Bandara Buka Posko Terpadu 

29 Mei 2019, 09: 10: 59 WIB | editor : Perdana

MUDIK LEBARAN: Sepeda motor pemudik akan diberangkatkan dengan kereta api lewat Stasiun Solo Balapan, Selasa kemarin (28/5).

MUDIK LEBARAN: Sepeda motor pemudik akan diberangkatkan dengan kereta api lewat Stasiun Solo Balapan, Selasa kemarin (28/5). (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Layanan angkutan motor gratis (motis) oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan mulai diberangkatkan Rabu (29/5). Untuk wilayah PT KAI Daops VI Jogjakarta layanan tersebut berhenti di tiga stasiun, yaitu Lempuyangan, Klaten, dan Purwosari.

Manajer Humas PT KAI Daop VI Jogjakarta Eko Budiyanto mengatakan, pendaftaran peserta program pengiriman motis ini berlangsung dari Maret hingga 25 Mei. Secara nasional, PT KAI siap mengangkut 18.096 unit motor selama 8-25 Juni 2018. Pendaftaran angkutan motis ini dilakukan melalui online atau datang langsung ke stasiun yang menjadi tujuan pemberangkatan atau penurunan motis.

“Motis yang datang dari Jakarta ke Daop VI total ada 272 motor. Dengan rincian Stasiun Lempuyangan 79 motor, Stasiun Klaten 56 motor, dan Stasiun Purwosari 137 motor. Kemudian untuk yang naik dari Daop VI menuju Surabaya berjumlah 25 motor gratis, dengan rincian Stasiun Lempuyangan sebanyak 23 motor dan Stasiun Purwosari dua motor,” jelas Eko, kemarin (28/5).

Ditambahkan Eko, untuk pengangkutan motor gratis mudik Lebaran sudah dilakukan pada 28 Mei hingga 2 Juni 2019. Sedangkan untuk arus balik akan diangkut 8-13 Juni mendatang. Untuk target hingga arus balik, Eko masih belum merekap data yang sudah masuk dari setiap stasiun yang ditunjuk. Namun diperkirakan akan meningkat dibandingkan Lebaran tahun sebelumnya.

Sementara itu di tempat lain, Bandara Adi Soemarso Solo sudah membuka posko terpadu yang siaga pada 29 Mei hingga 13 Juni. Kali ini pihaknya fokus mengenai layanan kesehatan karena menurut evaluasi tahun lalu banyak masalah yang datang dengan alasan kesehatan.

“Lebaran nanti kita prediksi ada kenaikan sekitar 6-7 persen. Berbeda seperti tahun lalu, kenaikannya bisa sampai 12 persen. Selain itu untuk permintaan ekstra flight juga baru satu, yaitu Batik Air tujuan Solo-Halim Perdanakusuma PP. Penambahan ini hingga 14 Juni,” ujarnya. (gis/bun)

(rs/gis/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia