Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Kekerasan 2 Kubu Massa Perguruan Silat, 25 Orang Jadi Tersangka

29 Mei 2019, 19: 53: 17 WIB | editor : Perdana

Para tersangka dan barang bukti aksi kekerasan dua kubu massa perguruan silat di Wonogiri

Para tersangka dan barang bukti aksi kekerasan dua kubu massa perguruan silat di Wonogiri

Share this      

WONOGIRI - Polisi akhirnya menetapkan 25 orang tersangka terkait kasus bentrokan dua kubu massa perguruan silat di Sidoharjo awal Ramadan lalu. Sembilan tersangka di antaranya adalah orang-orang yang diduga melakukan pengeroyokan mantan Kasat Reskrim Wonogiri AKP Aditia Mulya Ramdhani.

Kapolda Jawa Tengah Irjen (Pol) Rycko Amelza Dahniel melalui Kabid Humas Pola Jateng Kombes Pol Agus Triatmadja mengatakan, ada sembilan laporan polisi terkait gesekan antara dua kubu massa. Dalam  laporan-laporan itu, sudah ditetapkan 25 tersangka. Sebanyak 15 tersangka dilakukan penahanan dan 10 tersangka tak ditahan karena masih di bawah umur. 

”Sembilan laporan polisi itu masuk tiga kategori. Yakni, pengeroyokan terhadap orang (mantan kasat reskrim), kekerasan terhadap barang ada tujuh laporan, dan melawan petugas," kata Agus di Mapolres Wonogiri Rabu (29/5). 

Adapun sembilan tersangka pengeroyok AKP Aditia Mulya, yakni DFR, AP, P, AAH, dan A yang semua warga Slogohimo. Lalu, ER dan S, warga Purwantoro. HPA, warga Wonogiri dan JN, warga Jatisrono. 

"Delapan orang dewasa dan satu orang masih di bawah umur. Yakni AP, 17, warga Slogohimo," ucap Agus. 

Kemudian, ada dua orang tersangka dijerat pasal 211 dan 212 karena melawan petugas. Sisanya adalah para tersangka yang melakukan perusakan terhadap rumah warga, poskamling, parabola, dan barang milik orang lain. 

Lokasi kejadian di Ngadirojo, Sidoharjo, Slogohimo, dan Kismantoro. “Para tersangka sangat mungkin bisa bertambah karena masih kita kembangkan terus," kata Agus. (kwl/ria)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia