Rabu, 20 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Karanganyar

Antisipasi Laka di Jalan Turunan lewat Rambu

31 Mei 2019, 16: 32: 35 WIB | editor : Perdana

ANTISIPASI : Personel Polsek Ngargoyoso memasangan rambu-rambu peringatan bahaya turunan yang ada di wilayah Ngargoyoso. 

ANTISIPASI : Personel Polsek Ngargoyoso memasangan rambu-rambu peringatan bahaya turunan yang ada di wilayah Ngargoyoso.  (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Dinas Perhubungan  Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dishub PKP) Karanganyar telah melakukan pemasangan terhadap 41 rambu-rambu di 21 titik di Bumi Intanpari.

Polres Karanganyar akhirnya menambah beberapa rambu-rambu tambahan di jalur-jalur wisata. Yang saat ini difokuskan untuk diperbanyak  dipasang di jalur-jalur tanjalan maupun turunan. 

Jajaran dari Polsek Ngargoyoso melakukan pemasangan rambu-rambu peringatan kepada sejumlah pengendara untuk berhati-hati, pada saat melintas di turunan atau di tanjakan yang ada di wilayah tersebut, , Kamis (30/5) siang.

Kapolsek Ngargoyoso, AKP Apin Sunu mengungkapkan, pemasangan rambu peringatan tersebut memang cukup penting.

 ”Kita tidak ingin terjadi lagi ada kecelakaan di wilayah kami. Akhirnya kita pasang 15 rambu peringatan  untuk menghindari kecelakaan di jalur tersebut,” terang kapolsek.

 Kapolsek juga mengakui ada beberapa jalur yang cukup rawan saat dilintasi, karena merupakan jalur naik turun yang terbilang curam. Yakni ada di wilayah jalur menuju  Candi Sukuh, dan obyek wisata Ari Terjun Jumog.

Tak hanya memasang rambu-rambu, sejumlah lokasi rawan kemacetan yang ada di Ngargoyoso juga siap dipasang rambu-rambu peringatan. Seperti di simpang lima kemuning, hingga pertigaan di depan Bali Ndeso resto. Jalur tersebut merupakan jalan menuju ke arah obyek wisata Candi Cetho. 

”Kemungkinan H-2 dan H+2 akan terjadi kepadatan untuk wilayah Ngargoyoso, karena rata-rata wisatawan akan melintasi di jalan tersebut,” pungkasnya.

Sementara itu tidak hanya di Ngargoyoso, Pejabat Sementara Kapolsek Tawangmangu Iptu Ismugiyanto mengungkapkan, pihaknya juga telah memasang sejumlah rambu-rambu peringatan khusus di wilayah Tawangmangu, terutama di jalur tembus. Peringatan ini dipasang agar masyarakat yang melintas di jalan tersebut bisa berhari-hati. Khususnya dengan lokasi yang dianggap rawan adanya longsoran batu dari bukit di jalur tersebut. (rud/nik)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia