Minggu, 21 Jul 2019
radarsolo
icon featured
Sragen

Bantuan untuk Guru Ngaji Diberikan Lebih Awal

01 Juni 2019, 14: 10: 59 WIB | editor : Perdana

LEGA: Guru Ngaji se-Sragen menerima bantuan menyambut Hari Raya Idul Fitri.

LEGA: Guru Ngaji se-Sragen menerima bantuan menyambut Hari Raya Idul Fitri. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

Share this      

SRAGEN – Para guru ngaji di Sragen bakal berlebaran dengan tenang. Ribuan guru ngaji di TPA, TPQ Kabupaten Sragen Jumat (31/5) menerima bantuan dari Pemkab Sragen tahun 2019. Nilainya memang tidak begitu besar, namun sedikit banyak dapat untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1440 H yang sebentar lagi tiba.

Raut muka ribuan guru ngaji yang berkumpul di gedung Sasana Manggala Sukowati (SMS) nampak ceria dan lega. Mereka memang baru saja menerima sedikit bantuan yang bisa digunakan untuk keperluan lebaran.  ”Alhamdulillah mas sudah cair Rp 600 ribu. Lumayan untuk tambahan Lebaran,” ucap Ila Jannah, ustadzah dari Kecamatan Gondang Sragen kemarin.

Penyerahan bantuan ini dilakukan langsung oleh Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Setidaknya terdapat 3.025 ustad-ustadzah dari Bumi Sukowati yang menerima bantuan ini.

”Hari ini kita serahkan, biasanya di akhir tahun saat anggaran selesai. Tapi mulai tahun ini diberikan mendekati hari raya agar dananya bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan menjelang hari raya yang biasanya meningkat,” kata Yuni.

Dalam kesempatan itu bupati berpesan kepada para guru ngaji, tentang pentingnya pendidikan karakter. Karena kemajuan zaman telah merubah pola pikir generasi muda, hingga timbulnya kenakalan remaja. Dengan pendidikan agama dia berharap generasi milenial Sragen lebih baik lagi.

”Saya minta ustad-ustadzah untuk menyampaikan materi kurikulum silabus juga ditampilkan hal-hal yang kekinian. Bagaimana bahaya narkoba, penggunaan teknologi, dan tentang paham radikalisme. Anak-anak harus ngerti sejarah Sragen harus cinta Sragen,” sambung bupati Yuni.

Kepala Kantor Kemenag Sragen Hanif Hanani mengapresiasi kebijakan bupati yang menyerahkan bantuan untuk pendidik agama Islam. Langkah ini membantu meringankan kebutuhan saat Lebaran. ”Kami bangga akan kepedulian Pemerintah Kabupaten Sragen dalam rangka membantu dalam momen Ramadan menuju Syawal untuk bekal merayakan Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya.

Selama ini para ustad dan ustadzah mendapatkan bantuan hidup dari Pemkab Sragen dan Provinsi Jawa Tengah. Pemkab Sragen setiap bulan Rp 50 ribu dikalikan 12 bulan. Sedangkan dari provinsi Rp 100 ribu kali 12 bulan. 

”Semua yang terdaftar 3.025. Semua terverifikasi, tidak sembarang memberikan betul-betul dicek sesuai nama dan alamatnya,” kata Hanif. (din/nik)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia