Minggu, 21 Jul 2019
radarsolo
icon featured
Features

Meski Berparas Cantik, Dara ini Tak Canggung Turun ke Jalan

04 Juni 2019, 09: 05: 59 WIB | editor : Perdana

Diajeng Rahma Soraya Ayunanda

Diajeng Rahma Soraya Ayunanda

Share this      

MEMILIKI wajah rupawan bak super model tak membuat Diajeng Rahma Soraya Ayunanda canggung bertugas di jalan. Bahkan perempuan berusia 30 tahun ini selalu tampil nyentrik dalam menjalankan tugasnya sebagai petugas bidang lalu lintas Dinas Perhubungan Kota Surakarta. Senyum manisnya bakal diberikan kepada para pemudik yang kebetulan berpapasan dengan dia pada Lebaran tahun ini

Perempuan asli Jogjakarta ini  telah mengabdikan diri sebagai petugas dinas perhubungan selama dua tahun. Panas atau hujan di jalan tidak menjadi halangan dalam bertugas. Tetap tampil cantik dalam menjalankan tugasnya dijadikan sebuah modal untuk mengajak warga tertib berlalu lintas.

“Tantangan kerjanya saat ditugaskan turun ke lapangan saat malam hari. Tugas itu tidak saya dapatkan sebelumnya sebagai pegawai swasta di salah satu perusahaan. Bagaimanapun, tugas harus tetap dijalankan meski malam hari maupun hujan sekalipun,” ujar Diajeng.

Dengan bertugas  di jalan, lanjut Diajeng, dapat menemukan berbagai persoalan nyata di masyarakat. Menurut warga Klodran, Kabupaten Karanganyar itu dalam memberikan imbauan kepada pengendara lalu lintas agar tertib sesuai aturan justru digoda. Bahkan, sering kali ia diajak berfoto bersama oleh warga Kota Bengawan. “Biasanya kalau digoda saya balas dengan seyum,” kelakarnya.

Meski murah senyum, Diajeng tidak ragu untuk menegur pengendara yang melanggar lalu lintas seperti melawan arus. Berulang kali ia menemukan pelanggaran yang dapat memicu kecelakaan. Sehingga, ia tidak takut menegur langsung untuk mewujudkan Kota Solo tertib berlalu lintas.

“Saya berharap slogan tertib berlalu lintas ceriman budaya wong Solo itu tidak sekadar ditempel saja. Namun hal itu harus jadi motivasi bahwa warga Solo itu tertib ketika di jalan. Jangan malas untuk membaca rambu lalu lintas yang telah dipasang dan jangan membenarkan kebiasaan yang mengarah pada pelanggaran,” urai Diajeng

Untuk arus mudik dan balik tahun ini, Diajeng mendapat tugas di bagian patroli kota. Merayakan Idul Fitri di jalan tidak membuat dia berat, malah semakin senang. “Sebab, kita bisa membantu masyarakat yang mudik biar tidak macet. Semoga arus mudik dan balik tahun ini berjalan lancar,” ujar Diajeng. (atn/bun)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia